Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Perjuangan Haru Pemudik Asal Riau, Jalan Kaki Ratusan Kilometer ke Surabaya Demi Temui Ibu yang Sakit

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Arifin, pemudik dari Riau jalan kaki ke Surabaya demi bertemu ibu yang sakit. (Foto: Dok. Polres Karawang)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, JABAR - Langkah Arifin terlihat berat saat menyusuri jalur Pantura di kawasan Karawang, Jawa Barat. Dengan tas sederhana di pundaknya, pria asal Kepulauan Riau itu terus berjalan meski tubuhnya tampak kelelahan.

Tekadnya hanya satu: pulang ke Surabaya untuk menjenguk sang ibu yang tengah sakit.

Kisah menyentuh ini terungkap saat petugas pos pengamanan di Karawang menemukan Arifin dalam kondisi lelah di pinggir jalan. Ia kemudian dihampiri dan dimintai keterangan.

Baca Juga : Imigrasi Ungkap Sindikat Love Scamming di Semarang, Empat WN China dan 2 WNI Diamankan

Menurut Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, Arifin telah menempuh perjalanan panjang dari Riau. Ia sempat singgah ke Medan, lalu melanjutkan perjalanan ke Jakarta.

Namun setibanya di ibu kota, nasib berkata lain. Bekal yang dimilikinya habis, membuatnya tak punya pilihan selain melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

“Ia sempat menumpang kendaraan hingga Bekasi. Setelah itu, karena tidak punya ongkos, ia terpaksa berjalan kaki hingga Karawang,” ujar Wildan, Kamis (19/3/2026).

Baca Juga : Modus Dukun Gadungan, Lansia di Samosir Kehilangan Uang dan Emas Rp248 Juta, Pelaku Ternyata Teman Sendiri

Melihat kondisi tersebut, petugas langsung memberikan bantuan. Arifin dibawa beristirahat, lalu difasilitasi untuk melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju Surabaya.

Tak hanya itu, petugas juga membekali dirinya dengan uang saku dan memastikan ia bisa sampai tujuan dengan aman.

“Kami titipkan ke kru PO bus agar dipastikan sampai ke Surabaya. Ini bentuk kepedulian kami agar masyarakat bisa berkumpul dengan keluarga saat Idul Fitri,” tambahnya.

Baca Juga : Gempa Magnitudo 4.3 Guncang Bener Meriah, Getaran Terasa hingga Takengon

Sebelum melanjutkan perjalanan, raut wajah Arifin berubah cerah. Ia mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya.

“Saya mau jenguk ibu saya di Surabaya. Saya tidak punya uang, jadi terpaksa jalan kaki,” ujarnya lirih.

Saat mengetahui dirinya difasilitasi perjalanan, Arifin tak bisa menyembunyikan rasa harunya.

Baca Juga : Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Dini Hari di Medan Tembung, Empat Pemuda Diamankan

“Terima kasih banyak, Pak,” ucapnya dengan penuh syukur.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa di tengah kerasnya perjalanan mudik, masih ada kepedulian dan rasa kemanusiaan yang begitu nyata.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Baca Juga : Makan Telur Setiap Hari, Aman atau Berisiko? Simak Manfaat, Efek Samping, dan Batas Konsumsi Ideal