Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Kapolda Sumatra Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, menerima kunjungan silaturahmi jajaran manajemen PT PLN (Persero) UID S2JB di Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Jumat (27/3/2026) guna memperkuat pengamanan infrastruktur kelistrikan dan Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah Bumi Sriwijaya.
“Sinergi adalah kunci agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Tidak ada institusi yang bisa bekerja sendiri dalam menjaga keandalan listrik dan keamanan pembangunan infrastruktur strategis,” ujar Irjen Pol Sandi Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (28/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat meningkatkan koordinasi intensif dan patroli bersama untuk mengamankan aset penting seperti Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api, hingga jaringan transmisi listrik.
Baca Juga : Dua Orang Meninggal Saat Kecelakaan Beruntun di Bawah LRT Cinde Palembang
Kapolda juga mengapresiasi kinerja PLN yang berhasil menjaga stabilitas pasokan listrik di titik-titik krusial seperti rest area selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Melalui penguatan kerja sama ini, Polda Sumsel berkomitmen memberikan jaminan keamanan penuh terhadap aset-aset energi agar potensi surplus listrik di wilayah ini dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat.
“Potensi energi besar yang kita miliki harus menjadi kekuatan bersama untuk mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan,” tuturnya.
Baca Juga : Polda Sumsel Ringkus 137 Tersangka Kasus 3C Selama Mei 2026
General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menyampaikan jika saat ini kondisi kelistrikan di Sumsel berada dalam posisi surplus daya.
“Ini menjadi peluang besar untuk menarik investasi baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, asalkan didukung oleh stabilitas keamanan yang mumpuni dari pihak kepolisian,” imbuhnya.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan jika kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk memastikan seluruh objek vital nasional di sektor ketenagalistrikan berfungsi optimal tanpa gangguan kamtibmas.
Baca Juga : Urai Kepadatan, Polda Sumsel Tutup Sementara Jalintim Arah Jambi-Palembang dan Dialihkan ke Lubuk Linggau
Langkah kontinjensi juga telah disiapkan untuk menghadapi potensi kendala pada jalur distribusi listrik di lapangan.
“Sinergi ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk nyata kolaborasi antar-institusi negara dalam memastikan keberlanjutan pembangunan di Sumatera Selatan,” kata dia.
(Tia/Nusantaraterkini.co).
Baca Juga : Realisasi Belanja Negara di Sumsel Tembus Rp12,61 Triliun hingga April 2026
