Nusantaraterkini.co, MEDAN–Persiapan menyambut musim haji 2026 di Sumatera Utara memasuki babak krusial dengan dimulainya Diklat Terintegrasi bagi para petugas lapangan di Asrama Haji Medan, Jumat (30/1/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menginstruksikan seluruh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan Petugas Haji Daerah (PHD) untuk memprioritaskan kenyamanan jemaah di atas kepentingan pribadi.
Bobby mengingatkan bahwa dedikasi petugas menjadi kunci utama agar tamu Allah asal Sumut dapat beribadah dengan tenang dan kembali membawa keberkahan. Gubernur menekankan bahwa etika dan profesionalisme petugas mencerminkan marwah daerah di tanah suci. Ia menuntut adanya kekompakan tim yang tidak tergoyahkan selama masa tugas berlangsung.
Baca Juga : Penerbangan Delay, Kepulangan Jemaah Haji Kloter 2 Medan ke Tanah Air Tertunda
“Kami berharap jemaah haji mendapat pelayanan optimal. Kepada para petugas, saya minta ikuti Diklat dengan sungguh-sungguh. Bangun kerja tim yang solid, jaga nama baik daerah, dan tanamkan prinsip bahwa tugas ini adalah ibadah. Utamakan pelayanan, bukan untuk dilayani,” tegas Bobby di hadapan para peserta diklat.
Baca Juga : Fase Kepulangan, 6.333 Jemaah Haji Bertolak ke Tanah Air
Sejalan dengan visi daerah, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, yang turut hadir dalam acara tersebut menyatakan bahwa pembentukan kementerian khusus ini adalah mandat langsung Presiden guna mendongkrak standar pelayanan haji nasional. Menteri yang akrab disapa Gus Irfan ini menaruh perhatian besar pada pendampingan jemaah dari pelosok daerah yang memerlukan bimbingan ekstra karena perbedaan kultur.
“Tugas petugas adalah membantu jemaah, terutama mereka yang berasal dari berbagai kultur daerah yang mungkin belum pernah keluar dari wilayahnya masing-masing. Ini perjalanan mulia, maka bantulah mereka dengan ikhlas,” pesannya.
Baca Juga : AMPI Undang Gubernur Sumut Bobby Nasution Hadiri Pelantikan Pengurus Periode 2026–2031
Dari sisi teknis, progres persiapan dokumen perjalanan jemaah haji Sumut dilaporkan telah menunjukkan hasil yang sangat positif.
Baca Juga : Pemprov Sumut Gandeng RS Mata Cicendo Tingkatkan SDM dan Layanan Kesehatan Mata
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumut, Zulkifli Sitorus, menyebutkan bahwa pemrosesan paspor telah hampir rampung secara keseluruhan. Fokus saat ini adalah menyelaraskan koordinasi antara 23 kabupaten dan kota untuk memastikan alur keberangkatan hingga kepulangan tidak menemui hambatan berarti.
“Kami berkomitmen penuh menyukseskan visi besar Bapak Menteri. Meskipun terdapat kendala teknis di lapangan, seluruh ASN kami siap bekerja keras. Kolaborasi dengan pemerintah daerah juga terus kami perkuat demi kelancaran operasional haji 2026 di Sumatera Utara,” tutup Zulkifli.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
