Nusantaraterkini.co, MEDAN - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni mengajak Pengurus Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Sumut untuk menjadi entrepreneur.
Selain itu dia juga mengajak bersama-sama membangun semangat dan pola pikir kewirausahaan bagi para pemuda untuk menciptakan karya dan sukses di masa depan.
Baca Juga : Mendagri Tito Lantik Agus Fatoni jadi Pj Gubernur Papua
“Pemuda Muhammadiyah punya alumni, punya senior, manfaatkan kekuatan organisasi ini sebagai peluang, agar bisa organisasi ini terus berkembang dan mandiri,” katanya saat menerima kunjungan PW Pemuda Muhammadiyah Sumut di Rumah Dinas Gubernur, Medan, Sumut, Jumat (15/11/2024).
Fatoni juga mengatakan, anak muda sekarang harus bangga dengan berbisnis dan memiliki usaha. Menurutnya, platform media sosial bisa digunakan untuk memulai bisnis dan mempromosikan.
Oleh karena itu, dia berharap pemuda Muhammadiyah terus membekali diri, aktif dengan hal-hal yang produktif sehingga ke depannya akan semakin sukses.
Baca Juga : Sumut Targetkan Tanam 27 Hektare Mangrove Tahun Ini
Kepada PW Pemuda Muhammadiyah, Fatoni juga berpesan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan nama baik Sumut. Terutama pada event-event nasional dan komunitas lain di luar Sumut.
Baca Juga : Dapur SPPG di Deliserdang Dimonopoli, Warga Pasar Gambir Menduga ada Udang Dibalik Batu
“Kita harus bersama menjaga nama baik Sumut, apalagi di event-event nasional dan komunitas lain. Kadang candaan kita tentang Sumut membuat Sumut negatif di luar sana, yang merugikan Sumut. Hal seperti ini perlu kita perbaiki terus untuk keamanan dan kenyamanan Sumut,” ucap.
Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumut Syarif Lubis mengapresiasi dan berterima kasih atas masukan dan bimbingan yang disampaikan Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni.
Syarif juga menyampaikan pada Muktamar Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah merumuskan empat pilar untuk kemajuan Pemuda Muhammadiyah. Pertama pilar Islam berkemajuan, kedua pilar keilmuan, ketiga pilar kewirausahaan sosial, dan keempat pilar politik kebangsaan.
Menurutnya, empat pilar ini telah diterapkan di Sumut, seperti kaderisasi, konsolidasi di daerah-daerah yang vakum, seperti Nias Selatan, Paluta, Toba dan Humbang Hasundutan. Ke depan dia berharap, apa yang disampaikan Pj Gubernur Sumut menjadi tantangan bagi Pemuda Muhammadiyah Sumut untuk bisa menjadi bagian yang menopang kekuatan ekonomi di Sumut dengan SDM yang dimiliki.
(zie/Nusantaraterkini.co)
