Nusantaraterkini.co, BATUBARA-Personel Polairud Tanjung Tiram berhasil mengevakuasi puluhan penumpang kapal nelayan yang mengalami kerusakan mesin di perairan Pulau Salah Namo, Kabupaten Batubara, Senin (23/3/2026).
Peristiwa tersebut bermula sekira pukul 16.00 WIB, saat personel Polairud menerima informasi adanya kapal nelayan yang mengalami kerusakan mesin dalam perjalanan menuju Pulau Salah Namo. Akibat kerusakan tersebut, air laut masuk ke dalam kapal hingga para penumpang terpaksa menyelamatkan diri ke pesisir pulau.
Baca Juga : Polda Sumut Bangun Jembatan Darurat di Tapteng, Pulihkan Akses Jalinsum Pandan-Kalangan Pasca Bencana
Menindaklanjuti laporan tersebut, sekira pukul 18.00 WIB personel Polairud Tanjung Tiram segera bergerak menuju lokasi dengan menyewa dua unit kapal milik nelayan setempat. Setibanya di lokasi, petugas mendapati satu unit kapal nelayan dalam kondisi karam, sementara seluruh penumpang telah berada di pesisir pantai dalam keadaan selamat.
Baca Juga : Polairud dan Tim SAR Gabungan Maksimalkan Evakuasi Korban Banjir di Sibolga–Tapteng
Selanjutnya, pada pukul 20.30 WIB, personel Polairud melaksanakan evakuasi terhadap seluruh penumpang yang terdampar menggunakan dua unit kapal nelayan. Setelah perjalanan laut yang cukup panjang, sekira pukul 02.30 WIB dini hari, seluruh penumpang berhasil tiba dengan selamat di Pelabuhan Tanjung Tiram.
Kedatangan para penumpang disambut langsung oleh unsur Forkopimda Kabupaten Batubara, di antaranya Bupati Batubara, Kapolres Batubara, perwakilan Danlanal Tanjung Tiram, para pejabat utama Polres Batubara serta personel Polsek Labuhan Ruku. Para penumpang kemudian diberikan pertolongan berupa makanan, minuman, serta upah-upah sebagai bentuk kepedulian.
Baca Juga : Dilema Pasang Laut di Tanjung Tiram: Rumah Warga Terendam, Anak-Anak Malah Asyik Bermain
Adapun jumlah penumpang yang berhasil dievakuasi sebanyak 64 orang, terdiri dari dua rombongan wisatawan asal Medan dan Pekanbaru, serta dua orang anak buah kapal (ABK). Seluruh penumpang dipastikan dalam kondisi sehat dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Baca Juga : Pasar Sore Tanjung Tiram, Tempat Berburu Ikan Segar Langsung dari Nelayan
Setelah dilakukan pendataan, para penumpang selanjutnya dipulangkan ke daerah masing-masing menggunakan bus yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Batubara maupun kendaraan pribadi.
"Sementara itu, kedua ABK kapal telah dimintai keterangan oleh personel Sat Reskrim Polres Batubara guna keperluan penyelidikan lebih lanjut," tulis Polres Batubara, dalam siaran persnya, Selasa (24/3/2026).
Baca Juga : Ngopi Santai di Dermaga Tanjung Tiram: Tempat Favorit Baru Warga Tuk Hilangkan Lelah
Polres Batubara mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang hendak melakukan perjalanan wisata laut, agar memastikan kondisi kapal dalam keadaan layak berlayar serta memperhatikan faktor keselamatan guna menghindari kejadian serupa.
Baca Juga : Mengintip Geliat Kecepe di Tanjung Tiram, 'Emas Merah' yang Jadi Penopang Ekonomi Nelayan
Dengan respon cepat dan sinergi antar instansi, situasi dapat ditangani dengan baik sehingga seluruh penumpang dapat diselamatkan tanpa adanya korban jiwa.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
