Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Polda Sumut Mulai Gelar Operasi Keselamatan Toba 2024

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Ilham Al Banjari
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Personel kepolisian menggelar apel pasukan operasi keselamatan Toba di Polda Sumut. (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Polda Sumut Mulai Gelar Operasi Keselamatan Toba 2024

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) memulai Operasi Keselamatan Toba tahun 2024, terhitung dari tanggal 12 - 25 Maret 2024 mendatang.

Baca Juga : Kinerja Satreskrim Polres Binjai Disorot, Penangan Kasus Penganiayaan Oknum Polisi Diduga Ada Kejanggalan

Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengaku bahwa pihaknya sempat menunda gelaran operasi ini karena adanya penyelenggaran F1 Powerboat di Danau Toba, 4 Maret lalu. 

Baca Juga : Ops Antik Toba 2026: Polres Padangsidimpuan Tangkap 16 Tersangka Narkoba

"Kami sudah melaporkan kepada bapak Kapolri bahwa Polda Sumatera Utara menunda operasi karena pada waktu yang bersamaan tanggal 4 kemarin kita masih melaksanakan operasi F1 Powerboat di Danau Toba, sehingga itu bersamaan kami minta izin untuk menunda, untuk pelaksanaannya kita laksanakan tanggal 12," katanya kepada wartawan di Mapolda Sumut, Rabu (13/3/2024).

Lebih lanjut Agung menyebutkan, pelaksanaan operasi ini akan dilakukan Polda Sumut bersama jajaran Polres. Untuk itu Jenderal bintang dua ini meminta agar pengendara menjadikan momentum ini menyadari penting mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Baca Juga : Jelang Ramadan, Polda Sumut Gelar Apel Operasi Keselamatan Toba 2026

"Ini waktu untuk kita sama-sama menyadari bahwa keselamatan berlalu lintas adalah hal yang penting dan perlu kita galakkan. Kita melihat data kecelakaan kita dengan fatalitas korban meninggal dunia empat orang perhari atau angka yang sangat tinggi," terangnya.

Baca Juga : Awas! 4 Maret Polisi Gelar Operasi Keselamatan, Berikut 11 Target Pelanggarannya

Agung menyebut bahwa kecelakaan lalu lintas tidak hanya menyebabkan meninggal dunia. Akibat fatal lainnya adalah menyebabkan korban menjadi penyandang disabilitas.

"Kita ingin sampaikan keselamatan lalu lintas bukan hanya untuk diri kita, tapi juga untuk masyarakat. Kita ingin menjaga masyarakat kita semakin produktif dengan sumber daya manusia yang semakin baik tentu Sumut akan semakin maju, semakin hebat di masa akan datang," terang mantan Kapolda Riau ini.

Baca Juga : 23 Orang Jendral yang Sudah Menjadi Kapolda di Sumut, Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro Terlama

Ia mengungkap bahwa pihaknya mencatat angka kecelakaan paling besar disumbang oleh sepeda motor. Kecelakaan antara lain seperti sepeda motor dengan sepada motor dan sepeda motor dengan mobil.

Baca Juga : Kunjungi Polda Sumut, Pj Gubernur Sumut Bahas Persiapan PON hingga Pilkada 2024

"Kita mengimbau kepada masyarakat terkhususnya kepada pengguna sepada motor untuk lebih tertib, lebih berhati-hati, mari kita gunakan sarana transportasi ini sampai ke tujuan yang diharapkan," pintanya.

Lulusan Akpol 1988 ini menegaskan kendaraan pribadi hingga kendaraan umum menjadi target operasi dalam Operasi Keselamatan Toba 2024 ini. Pihaknya akan lebih mengutamakan memberi teguran kepada pelanggaran lalu lintas meski juga akan tetap memberikan tindakan tilang jika sudah tidak dapat ditolerir.

"Tempat-tempat yang rawan kecelakaan sejak kita indentifikasi ini ada beberapa spot baik di jalur utama lintas Sumatera ataupun di jalan perkotaan. Yang kita harapkan adalah kepatuhan terhadap aturan lalu lintas akan mencegah munculnya kecelakaan karena kita tahu unsur utama kecelakaan adalah dimulai dari pelanggaran," pungkasnya. 

(HAM/nusantaraterkini.co)