nusantaraterkini.co, LABURA – Kepala Pos (Kapos) Lantas Polres Labuhanbatu, IPDA Sandro F. Panjaitan menjadi korban penabrakan saat mencoba menghadang truk boks yang membawa narkoba jenis ganja.
Peristiwa nahas itu terjadi di depan Pos Lantas Polsek Kualuh Hulu. Saat ini korban tengah menjalani perawatan medis di RS Royal Prima Medan.
Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Mashuri, SH MH, melalui Plt Kasi Humas IPTU Arwin SH menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya sebuah truk boks warna kuning yang membawa narkotika jenis ganja dari Medan menuju Rantauprapat.
Baca Juga : Rumah Pensiunan PNS di Demak Dibakar Pria Bertopeng, Aksi Terekam CCTV dan Pelaku Masih Diburu Polisi
"Peristiwa itu terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Labuhanbatu Utara (Labura), tepatnya di depan Pos Timbangan LLAJ Membang Muda pada Rabu (27/8/2025) sekitar pukul 11.00 WIB," jelas Arwin, Kamis (28/8/2025).
Berdasarkan informasi itu, lanjut Arwin, tim opsnal langsung melakukan penghadangan di depan Pos Lantas Polsek Kualuh Hulu. Bukannya berhenti, sopir truk boks Isuzu warna kuning dengan nomor polisi B 9924 KXW langsung tancap gas melarikan diri.
"Namun nahas, saat akan melarikan diri, truk boks menabrak Kapos Lantas, IPDA Sandro F. Panjaitan, lalu terus melarikan diri ke arah Jalinsum Gunting Saga,” ujarnya.
Baca Juga : Lagi, Polisi Ringkus 2 Debt Collector yang Bacok Anggota Brimob di Serang, 6 Pelaku Masih Diburu
Dalam pengejaran, sopir truk terlihat membuang beberapa bungkusan. Hingga akhirnya, truk berhasil dihentikan di depan Pos Timbangan LLAJ Membang Muda.
Polisi kemudian melakukan penyisiran di sepanjang jalur dan menemukan paket ganja tersebut.
"Polisi berhasil menangkap dua tersangka yakni JJS alias Udin (31) dan JFH alias Nando (38), keduanya warga Bekasi. Dari tangan mereka, polisi menyita dua bungkus ganja kering yang dikemas koran dengan berat total 1,4 kilogram," bebernya.
Baca Juga : Pelaku Pencabulan di Badiri Tertangkap, Modus Awal Hendak Mencuri
Dari hasil interogasi, kata Arwin, kedua tersangka mengakui ganja tersebut milik mereka yang hendak diantarkan kepada seorang pria bernama Fadli, yang diperoleh dari pria berinisial AN, warga Medan.
"Saat ini, AN masih dalam penyelidikan. Sementara barang bukti ganja dan truk boks sudah diamankan di Polres Labuhanbatu," tegasnya.
Sementara itu, IPDA Sandro F. Panjaitan yang menjadi korban tabrakan saat menghadang truk pelaku, saat ini menjalani perawatan medis di RS Royal Prima Medan.
Baca Juga : 2 Istri Prajurit jadi Korban Longsor di Adian Koting, Dandim 0210/TU: Keluarga Besar TNI Berduka
(Dra/nusantaraterkini.co).
