Nusantaraterkini.co - Pemuda berusia 19 tahun, Rafael Axel, terpaksa berurusan dengan pihak berwajib.
Pria dengan wajah tampan dan berkulit putih ini berhasil diringkus pihak kepolisian saat mendapati Rafael Axel menjadi polisi gadungan.
BACA JUGA: Razia Gabungan Pajak, Sasar Kendaraan yang Belum Bayar di Kota Medan
Rafael Axel Ditangkap saat menggunakan seragam polisi dengan pangkat Briptu.
Dalam aksi menyamar sebagai anggota polisi ini, Rafael menipu seorang anggota polisi yang asli sebagai seniornya yakni Bintara angkatan 47.
Ia pun menipu anggota polisi dengan meminta seragam lantaran tak sempat membeli baju karena tugas di mabes Polri.
Aksinya kian menjadi setelah memiliki seragam lengkap polisi.
Ia pun mulai melancarkan tipu muslihatnya di dunia maya dengan memperdaya wanita.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 10 wanita berhasil ditipunya hingga menguras uang dan berhubungan badan.
Dalam menipu para korban, ia mengaku sebagai anggota Intel Polda Jawa Timur.
Pria asal Gayungan Surabaya ini pun akhirnya kandas dan merasakan jeruji besi kantor polisi.
Video pengakuannya pun viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @Tanahbumbuinfo.
Dalam unggahan pemilik akun menulis "
Rafael Axel, seorang pemuda 19 tahun dari Gayungan, Surabaya, ditangkap setelah menyamar sebagai polisi dan memperdaya lebih dari 10 wanita.
Menggunakan identitas palsu sebagai anggota intel Polda Jawa Timur, RA mencari korban lewat media sosial, membangun hubungan asmara, dan mengambil harta mereka.
Salah satu korban, RN (22), meminjamkan gelang emas seberat 9 gram kepada pelaku, dengan janji akan dikembalikan dalam waktu seminggu.
Saat korban meminta kembali gelangnya, RA berkelit dan malah meminjam uang tambahan Rp 125 ribu.
Merasa tertipu, RN akhirnya melapor ke polisi.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sebagai polisi angkatan 47.
Untuk mendapatkan seragam, ia menipu seorang anggota Polri dengan alasan bertugas di Mabes Polri dan tidak sempat membeli seragam sendiri.
“Pelaku bahkan mengaku sebagai senior dan menipu anggota polri yang dimintai seragam tersebut. Namun, setelah dicek di grup WhatsApp angkatan 47, tidak ada anggota yang mengenal pelaku,” ujar Agus.
RA juga mengaku telah menipu lebih dari 10 wanita, namun saat ini baru dua korban yang melapor.
BACA JUGA: Kapolri Minta Seluruh Jajarannya Membuat Akun Medsos Untuk Merespon Aduan Masyarakat
Polisi mengimbau korban lainnya untuk segera melapor".
Postingan tersebut pun menjadi viral hingga berhasil narik ribuan komentar dari warganet.
(mft/Nusantaraterkini.co)
