Nusantaraterkini.co, MEDAN - Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut resmi ditutup di Stadion Utama Sport Center, Sumatera Utara, Jumat (20/9/2020).
Diketahui, kontingen Jawa Barat (Jabar) menjadi provinisi yang berhasil membawa pulang medali emas terbanyak.
Baca Juga : Pj Gubernur Agus Fatoni Puji Atlet Sumut, Telah Kembalikan Marwah Sumut di PON XXI
Ketua Komite Olahrga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman mengatakan, 169 medali emas, 163 perak dan 180 perunggu berhasil diraih oleh kontingen Jabar.
Baca Juga : Perkuat Tim Indonesia ke Kejuaraan Dunia Wushu Junior, DKI Jakarta Kirim 7 Atlet
"Dengan peroleh itu Jabar keluar menjadi juara umum. Sementara posisi kedua ditempati oleh DKI Jakarta dan, disusul oleh Jawa Timur di posisi ketiga," ucapnya saat menyampaikan kata sambutan di acara penutupan PON.
Sementara itu, Sumatera Utara berada di peringkat keempat dan Aceh berakhir di peringakt keenam.
Baca Juga : Pelaku Kerusuhan Demo di Bandung Diduga Dibiayai Kelompok Luar Negeri
Diketahui jika PON XXI mempertandingkan 65 cabang olahraga (Cabor), jumlah terbanyak dalam sejarah PON.
Baca Juga : 1 WN Jepang Tewas Usai Truk Muatan Tanah Timpa Mobil di Exit Tol Karawang Barat
Selanjutnya, Marciano menjelaskan bahwa pada ajang olahraga nasional itu, banyak rekor yang dipecahkan oleh beberapa atlet yang ikut bertanding.
"Dalam atletik, ada 17 rekor PON dan 8 rekor nasional yang dipecahkan. Kalau di cabor angkat besi ada 6 rekor PON dan rekor nasional," jelasnya.
Baca Juga : Borong Enam Medali Emas Seleknas, KKI Sumut Optimis Torehkan Prestasi di Kejurnas FORKI 2026
Kemudian, dalam cabor renang ada 19 rekor PON yang dipecahkan dan 1 rekor nasional. Pada panjat tebing tercatat ada 4 rekor PON dan 2 rekor nasional.
Baca Juga : Klasemen Akhir Medali SEA Games 2025: Indonesia Runner-Up, Ukir Prestasi Tandang Terbaik dalam 30 Tahun
Setelah itu, Marciano mengaku pada perhelatan PON kali ini terdapat banyak dinamika selama diselenggarakan, dikatakannya semua persoalan itu mampu diatasi oleh PB PON Aceh dan Sumut.
"Secara bertahap dan saling berkoordinasi semua masalah dapat diselesaikan dan kondusif," ungkapnya.
Saat yang bersamaan dirinya mengklaim bahwa PON XXI telah memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, dijelaskannya hal itu ditandai dari antusiasme warga yang hadir menyaksikan pertandingan.
(Cw7/Nusantaraterkini.co)
