Nusantaraterkini.co, MEDAN - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Utara (Sumut) resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Daerah Sumatera Utara (POSPEDASU) IX Tahun 2024, Senin (9/12/2024).
Kegiatan yang digelar di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan Tuntungan ini melibatkan 761 peserta dari 21 kabupaten/kota di Sumut.
Baca Juga : Hadapi Tantangan Era Digital, Pesantren Dituntut Jadi Ruang Riset dan Inovasi
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut, Mahfullah Pratama Daulay, yang akrab disapa Ipung, mengungkapkan, selain peserta, kegiatan ini juga melibatkan official, wasit, dan panitia.
Baca Juga : Harlah 100 Tahun, Gus Hilmy: NU Harus Terus Relevan dan Memberi Manfaat
"Peserta berasal dari pondok pesantren, dan meskipun kami mengundang seluruh kabupaten/kota, kali ini hanya 21 yang ikut serta," jelasnya.
Ajang olahraga dan seni ini mempertandingkan berbagai cabang, seperti senam, atletik, serta seni yang mencakup lomba bahasa, kaligrafi, dan banyak lagi.
Baca Juga : POSPEDASU IX 2024 Resmi Dibuka, 761 Peserta Berlomba Menyongsong Keunggulan
“Kegiatan ini bertujuan untuk menggali dan mengukur prestasi anak-anak pondok pesantren, sekaligus menjadi ajang seleksi untuk mewakili Sumut di tingkat nasional,” katanya.
Baca Juga : Perkuat Sinergitas Polri -PTMSI, KONI dan Kadispora Olahraga Bersama
POSPEDASU IX ini dihelat di dua lokasi utama, yakni di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dan Pusat Pembinaan Latihan Pelajar (PPLP), yang telah dilengkapi fasilitas untuk semua cabang yang dipertandingkan.
Ipung berharap, ajang ini akan melahirkan para juara yang berkompetisi dengan semangat tinggi dan membawa nama Sumut di kancah nasional.
Baca Juga : Atlet Bola Tangan Binjai Targetkan Prestasi di Kejurda ABTI Sumut 2025
"Ini adalah agenda tahunan yang wajib dilaksanakan, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mendukung prestasi anak-anak pondok pesantren," tambahnya.
Sementara itu, Pj Gubernur Sumur, Agus Fatoni memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan dampak positif dalam bidang pendidikan agama, tetapi juga mengembangkan potensi dalam bidang olahraga dan seni.
"Para peserta akan membawa nama baik Sumatera Utara di tingkat nasional. Saya memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini, yang secara rutin mampu meningkatkan prestasi di pondok pesantren,” ujarnya.
Agus Fatoni menambahkan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam melengkapi kemampuan santri agar dapat berprestasi dalam kehidupan sehari-hari.
“Santri tidak hanya harus memiliki kecerdasan dan kebugaran, tetapi juga wawasan yang luas, akhlak yang baik, serta kemampuan agama yang kokoh,” tegasnya.
Ia juga berpesan kepada para peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Yakinlah bahwa segala kebaikan yang dilakukan akan dicatat dan mendapatkan balasan dari Allah SWT,” tuturnya.
“Prestasi yang diukir hari ini akan menjadi bagian dari sejarah kehidupan kita dan kelak dapat dikenang oleh anak cucu,” Pungkas Agus Fatoni yang sebelumnya menjabat sebagai Penjabat Gubernur Sumatera Selatan dan Sulawesi Utara.
(Cw9/Nusantaraterkini.co)
