Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Prabowo-Gibran Raih 1.137 Suara di PPLN Perth Australia

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Ilham Al Banjari
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Prabowo-Gibran. (Foto: Instagram)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Prabowo-Gibran Raih 1.137 Suara di PPLN Perth Australia

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Gibran meraih 1.137 suara dalam pemilihan luar negeri di Perth, Australia. 

Baca Juga : Kritik DPR Dinilai Lemah, Firman Soebagyo: Pengawasan Harus Demi Kepentingan Rakyat

Hal ini diungkap Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Perth Australia dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Nasional Serta Penetapan Hasil Pemilu 2024 yang berlangsung di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Rabu (28/2/2024) malam.

Baca Juga : Pujakesuma Bersatu Komitmen Dukung Program Prabowo-Gibran untuk Rakyat

Raihan suara tersebut memaksa pasangan Prabowo-Gibran harus puas menempati posisi kedua. Sedangkan posisi pertama ditempati pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar-Mahfud dengan perolehan 1.600 suara.

Posisi ketiga ditempati pasangan capres-cawapres nomor urut 1 Anies-Muhaimin dengan perolehan 708 suara.

Baca Juga : Parpol Diingatkan Wajib Penuhi Kuota 30% Caleg Perempuan di Setiap Dapil

"Suara sah 3.446, suara tidak sah 44. Jumlah suara sah dan tidak sah 3.489," kata anggota PPLN Perth Australia Yogi Syahputra Mahmud dalam rapat pleno terbuka yang dipimpin Ketua KPU Hasyim Asy'ari dan dihadiri para saksi Anies-Muhaimin, Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud tersebut.

Baca Juga : Urgensi Kepastian Waktu, KPU Ingatkan Dampak Revisi UU Pemilu terhadap Tahapan 2029

Yogi mengatakan dalam Model D Hasil PPLN PPWP jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 6.450. Seluruhnya terdiri dari 2.480 laki-laki dan 3.970 perempuan.

Lanjutnya, pengguna hak pilih dalam DPT (B1) berjumlah 2.966 yang terdiri dari 1.115 laki-laki dan 1.851 perempuan. Kemudian, pengguna hak pilih dalam pemilih daftar tambahan (DPTB) (B2) berjumlah 302 terdiri dari 136 laki-laki dan 166 perempuan dan pengguna hak pilih dalam daftar pemilih khusus (DPK) (B3) berjumlah 221 terdiri dari 87 laki-laki dan 134 perempuan.

Baca Juga : Formappi Apresiasi DKPP Pecat Ketua KPU karena Kasus Asusila

"Jumlah pengguna hak pilih B1+B2+B3 3.489 terdiri 1.338 laki-laki dan 2.151 perempuan," terangnya.

Baca Juga : Hari ke-3 Rapat Pleno Terbuka, Sesi Pertama Prabowo-Gibran Unggul di 6 Negara dari 13 Negara

Yogi mengatakan data penggunaan surat suara khususnya surat suara yang diterima termasuk surat suara cadangan 2 persen dari DPT berjumlah 6.579. kemudian, surat suara yang digunakan berjumlah 3.489.

"Jumlah surat suara dikembalikan oleh pemilih karena rusak atau keliru coblos 1 dan jumlah surat suara yang tidak digunakan atau tidak terpakai termasuk sisa surat suara cadangan 3.089," ujarnya.

Sementara itu, data pemilih disabilitas berjumlah 13 terdiri dari 7 laki-laki dan 6 perempuan.

(HAM/nusantaraterkini.co)