Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi dan 1.000 Desa Nelayan Rampung Akhir 2026

Editor :  Rozie Winata
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Prabowo di peresmian Koperasi Merah Putih dalam video teleconferece. (Foto: Guita/Nusantaraterkini.co)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia harus bertransformasi dari bangsa yang merasa kalah menjadi bangsa pemenang melalui kekuatan ekonomi rakyat.

Hal ini dikatakannya, saat menyampaikan pidato kebangsaan di acara peresmian Koperasi Merah Putih di Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).

Baca Juga : GREAT Institute: 'State-Driven Economy' Strategi Prabowo Atasi Ketimpangan dan Ketergantungan Global

Setelah meresmikan 1.061 unit hari ini, Prabowo langsung memasang target tinggi untuk memperluas jaringan koperasi di seluruh penjuru tanah air dalam waktu singkat.

Baca Juga : Kasus Korupsi BGN, Pakar: Bisa Jadi Pintu Masuk Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

"Dari 1.000 ini, dilaporkan kepada saya bahwa pada bulan Agustus kita akan lompat meresmikan 30.000 koperasi. Kalaupun tidak sampai 30.000, 20.000 saja ini adalah prestasi yang jarang bisa ditemukan di negara lain," tegasnya dilihat dari video teleconferece, di Medan. 

Tak hanya berhenti pada koperasi desa, Prabowo juga memaparkan peta jalan pembangunan nasional yang terintegrasi hingga tahun depan. Program ini mencakup penguatan sektor pesisir dan pendidikan berkualitas untuk masyarakat menengah ke bawah.

Baca Juga : Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Solusi Murah Pupuk dan Logistik Petani

Ada pun beberapa agenda utama yang dicanangkan adalah:

Baca Juga : Prabowo Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8% dan Tegaskan Kelanjutan Makan Bergizi Gratis

Agustus 2026: Target operasional minimal 20.000 hingga 30.000 Koperasi Merah Putih.

Desember 2026: Peresmian 1.000 Desa Nelayan di seluruh Indonesia untuk memperkuat kedaulatan maritim dan ekonomi nelayan.

Baca Juga : Prabowo Targetkan 5.000 Desa Nelayan, Siap Bangun Pabrik Es hingga Akses Ekspor Langsung

Tahun 2027: Pembangunan ratusan sekolah baru dan Sekolah Rakyat untuk menjamin akses pendidikan bagi anak-anak bangsa.

Di hadapan masyarakat, Prabowo juga memberikan peringatan keras terhadap pihak-pihak yang mencoba merugikan negara. Ia menegaskan, seluruh program penguatan ekonomi ini bertujuan untuk memastikan kekayaan alam Indonesia dinikmati sepenuhnya oleh rakyat, bukan dicuri oleh pihak tertentu.

"Kita tidak mau lagi kekayaan Indonesia dicuri terus! Yang mau membela rakyat bersama saya silakan, yang mau membela maling-maling itu silakan di situ, kau akan berhadapan dengan seluruh rakyat Indonesia," tegasnya. 

Menutup pidatonya, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghilangkan mentalitas bangsa yang lemah. Menurutnya, dengan strategi dan kerja sama yang tepat, Indonesia mampu membuktikan diri sebagai bangsa yang kuat dan mandiri.

(Cw4/Nusantaraterkini.co)