Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Presiden Maduro Tuntut AS Hentikan Kebijakan Intervensi di Venezuela dan Amerika Latin

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Presiden Venezuela Nicolas Maduro berbicara dalam konferensi pers di Caracas, Venezuela, pada 15 September 2025. (Foto: Xinhua/Kepresidenan Venezuela)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, CARACAS - Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Rabu (10/12/2025) menuntut agar Amerika Serikat (AS) menghentikan kebijakan intervensinya di negara Amerika Selatan tersebut, serta di seluruh Amerika Latin dan Karibia.

Baca Juga : Harga Minyak Mentah Tetap dalam Tren Bullish Setelah Sanksi Donald Trump Terhadap Minyak Venezuela

"Dari Venezuela, kami meminta dan menuntut agar pemerintah AS menghentikan intervensi ilegal dan brutal di Venezuela dan di Amerika Latin," katanya saat berpidato di hadapan demonstrasi di Caracas untuk mempertahankan kedaulatan nasional, pada peringatan ke-166 Pertempuran Santa Ines yang bersejarah.

"Dari Venezuela, kami menuntut: cukup dengan kebijakan penggantian rezim, kudeta, dan invasi di seluruh dunia," sebut Maduro.

Baca Juga : Peringatan Bahaya FAA Picu Pembatalan Penerbangan Venezuela, Maskapai Global Hentikan Operasi

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada warga AS yang melakukan aksi unjuk rasa menentang kemungkinan perang dengan Venezuela, menyoroti gerakan opini publik yang semakin besar dan kuat yang menolak sikap agresif militer AS terhadap negaranya.

Selama hampir empat bulan, AS mempertahankan kehadiran militer yang signifikan di Karibia, sebagian besar di lepas pantai Venezuela, dengan dalih untuk memerangi perdagangan narkoba, sebuah klaim yang dikecam Venezuela sebagai upaya terselubung untuk menggulingkan pemerintahan di Caracas.

(*/Nusantaraterkini.co)

Sumber: Xinhua