Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Program Berobat di Sumut hanya Pakai KTP, Kata Bobby Nasution Ada 3 Kabupaten jadi Catatan Khusus

Reporter :  Mhd Ilham Pradilla
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution saat diwawancarain wartawan, waktu lalu. (Foto: Mhd Ilham Pradilla/Nusantaraterkini.co)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengungkap ada tiga daerah yang menjadi catatan khusus dalam program Universal Health Coverage atau Jangkauan Kesahatan Universal (UHC) di Sumatera Utara.

“Ada tiga daerah tiga kabupaten menjadi catatan khusus walaupun secara menyeluruh provinsi sudah UHC,” kata Bobby Nasution, Selasa (16/9/2025).

Baca Juga : DPD IMM Sumut Apresiasi Program Berobat hanya Pakai KTP: Terobosan Pro-Rakyat

Bobby mengatakan adanya program berobat gratis menggunakan KTP ini ke depannya agar dapat bermanfaat bagi masyarakat Sumatera Utara.

Mudah-mudahan berjalan dengan baik masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Faisal Hasrimy mengatakan, awalnya hanya ada tiga daerah yang manjadi catatan mereka, namun dua daerah sudah dapat ditangani secara perlahan.

Ini kan datanya bergerak terus, kita dorong sembari mencapai di bulan 10, sudah, yang kemarin terakhir itu Labura sama Asahan, tinggal Deliserdang,” katanya.

Pihaknya terus mendorong program UHC ini sampai keseluruh daerah agar semua masyarakat Sumut mudah medapatkan kesehatan hanya menggunakan KTP.

“Kita dorong terus ini, karena kitakan sudah shrering dengan Kabupaten Kota,” katanya.

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Deputi Direksi BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah I, Nuim Mubarak, di Kantor Gubernur Sumut, Bobby menegaskan bahwa program ini merupakan salah satu prioritas utama pemerintahan daerah.

"UHC merupakan salah satu program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, sekaligus menindaklanjuti dari Asta Cita pemerintahan Bapak Prabowo-Gibran. Salah satunya adalah memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, dan lainnya," ucap Bobby.

Pemprov Sumut akan segera meluncurkan program Probis Sumut Berkah (Program Berobat Gratis Sumut Berkah) pada akhir September 2025. Mulai 1 Oktober 2025, masyarakat ber-KTP Sumut dapat langsung mengakses layanan kesehatan di Puskesmas maupun rumah sakit cukup dengan menunjukkan KTP tanpa dipungut biaya.

Baca Juga : Rico Waas Tegaskan Puskesmas Wajib Bantu Warga yang tak Bisa Daftar Berobat Melalui JKN

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Muhammad Faisal Hasrimy, menyebut capaian ini menjadi bukti nyata bahwa Sumut konsisten memperkuat sistem jaminan kesehatan.

"Nantinya akan dilaunching UHC Prioritas dengan nama Probis Sumut Berkah atau Program Berobat Gratis Sumut Berkah, yang akan dilaksanakan pada akhir bulan ini," ungkap Faisal.

(cw3/nusantaraterkini.co)