Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Program Makan Bergizi Gratis Diprediksi Jaga Ekonomi Sumut di Level 5% pada 2026

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi. (Foto: dok istockphoto)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Laju pertumbuhan ekonomi Sumut pada tahun 2026 diproyeksikan akan berada dalam rentang 5.1% hingga 5.2%, atau saya revisi lebih rendah dari sebelumnya.

Pengamat Ekonomi, Gunawan Benjamin mengatakan, analisis ini didapatkan, setelah mempertimbangkan sejumlah data dan kebijakan anggaran yang dilakukan pemerintah.

"Saya melihat bahwa pertumbuhan ekonomi Sumut masih akan didorong oleh konsumsi domestik, seiring dengan peningkatan dari sisi belanja pemerintah pusat untuk program makan bergizi gratis (MBG)," katanya, Selasa (20/1/2026).

Baca Juga : Komisi IX Soroti Evaluasi MBG 2025, Sertifikat Higiene Baru 32 Persen hingga Anggaran BPOM Dipertanyakan

 

Meski demikian, Gunawan berpandangan, dengan efisiensi yang dilakukan pemerintah, di sisi lainnya akan berakibat pada melemahnya akselerasi pertumbuhan ekonomi dari pos yang lain. Akibatnya, sejumlah sektor usaha kesulitan menggenjot pertumbuhan ditengah efisiensi belanja pemerintah pada pos tertentu.

"Penurunan dana transfer ke daerah menjadi salah satu masalahnya," sebutnya. 

Sementara untuk sektor konstruksi, katanya, menjadi sektor yang paling menderita nantinya, sehingga ada potensi penurunan pada pengeluaran untuk dialokasikan ke aset tetap atau pembentukan modal tetap bruto.

"Nah melemahnya PMTB ini juga bisa berkorelasi pada menurunnya kualitas infrastruktur yang semestinya bisa dinikmati oleh masyarakat kita," jelasnya. 

Nantinya, timpal Gunawan, melemahnya belanja pemerintah daerah akan dikompensasi dengan anggaran untuk MBG.

Baca Juga : DPR Soroti Kelalaian SPPG, Makanan Busuk dan Keracunan Anak Jadi Bukti Gagalnya Pengawasan

Di sisi lainnya, sebut dia, pembangunan dapur MBG (SPPG) ini, ke depannya masih akan terus dibangun.

"Yang nantinya akan berkorelasi pada belanja pemerintah yang lebih besar. Jika pemerintah mampu mendorong realisasi MBG hingga 1.700-an," terangnya. 

Karena itu, tambah Gunawan, MBG bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Sumut sebesar 1%. Sejauh ini, kontribusi MBG diproyeksikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Sumut masih di bawah 0.2%.

"Harapannya pertumbuhan ekonomi Sumut masih mampu dijaga pada kisaran 5% di 2026. Mengingat pertumbuhan ekonomi Sumut di tahun 2025 malambat di bawah 4.6%," pungkasnya.

(Akb/nusantaraterkini.co)