Nusantaraterkini.co, PASAMAN–Puskesmas Cubadak, Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat, secara resmi mengumumkan langkah-langkah strategis dan program prioritas untuk tahun anggaran 2026. Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, pihak manajemen menekankan pentingnya sinergi internal dan pemetaan wilayah yang lebih akurat.
Kepala Puskesmas Cubadak Ners Gusti Amrita SKep, menjelaskan, bahwa fondasi utama dari pergerakan tahun ini adalah komitmen kolektif seluruh tenaga kesehatan. Menurutnya, kesepakatan internal menjadi kunci agar seluruh target yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan maksimal. Selain itu, Puskesmas juga menerapkan sistem manajemen berbasis matriks pembinaan daerah untuk memastikan setiap wilayah mendapatkan penanganan yang tepat sasaran.
Baca Juga : Dukung Piala AFF U19 di Sumut, RS Adam Malik Siagakan Tim Medis dan jadi Rujukan Utama
"Strategi atau langkah-langkah yang akan kita ambil pada tahun ini yang pertama yaitu tentunya harus ada komitmen dulu, harus ada komitmen internal antara sesama pemegang program ataupun semua tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Cubadak untuk bisa lebih baik lagi meningkatkan mutu pelayanan lagi kepada masyarakat," ujar Gusti Amrita, di Cubadak, Sabtu (24/1/2026).
Baca Juga : Jangan Tunggu Gejala! Menkes Tegaskan Bahaya Penyakit Hati yang Sering Tak Terdeteksi
Dalam pelaksanaannya, Puskesmas Cubadak mengadopsi siklus manajemen P1 (Perencanaan), P2 (Penggerakan/Pelaksanaan), dan P3 (Pengawasan, Pengendalian, dan Penilaian). Setiap penanggung jawab program diwajibkan menyusun Plan of Action (PoA) yang detail, mencakup frekuensi kegiatan, volume kerja, hingga kolaborasi antar-program.
Baca Juga : Jemput Bola Pelayanan, UPT Puskesmas Medan Labuhan Kunjungi Rumah Warga
Terkait prioritas kesehatan masyarakat, Puskesmas Cubadak mengalihkan fokus utama tahun ini pada penanganan Penyakit Tidak Menular (PTM). Keputusan ini diambil setelah melakukan analisa mendalam terhadap laporan dari bidan desa serta data kunjungan pasien di unit rawat inap dan Gawat Darurat yang menunjukkan tren peningkatan kasus serius di tengah masyarakat.
Baca Juga : Kadis Kesehatan Tapteng Cairkan Gaji 332 Pegawai Paruh Waktu Menjelang Idul Fitri
"Untuk tahun 2026 ini program prioritas yang kita ambil untuk Puskesmas Cubadak itu PTM, Penyakit Tidak Menular. Ini berdasarkan analisa atau berdasarkan cakupan laporan dari bidan desa kita dan juga berdasarkan kejadian yang ada di rawat inap kita ataupun UGD kita, banyak yang tiba-tiba masyarakat kita yang terkena gula darahnya tinggi atau stroke ataupun tiba-tiba tekanan darahnya tinggi," ungkap Kepala Puskesmas, dalam acara podcast Cubadak Rindu, yang merupakan singkatan dari cubadak bincang kesehatan dengan ahli dan lintas sektor terintegrasi terpadu.
Gusti Amrita berharap, langkah ini dapat menekan angka fatalitas akibat PTM, yang saat ini diakui sebagai salah satu penyebab kematian utama. "Sekaligus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait di wilayah Cubadak," tambahnya.
Baca Juga : Pemkab Pasaman Sukses Pertahankan Opini WTP 13 Kali Berturut-turut
Dalam kesempatan tersebut, Gusti Amrita, menegaskan, meski Puskesmas Cubadak memprioritaskan program PTM, pihaknya tidak mengenyampingkan program lainnya. "Dan dipastikan program kesehatan lainnya juga akan tetap berjalan sesuai dengan standarnya," pungkasnya.
Baca Juga : Anggota DPR Desak Aparat dan TNI Tindak Tegas Cukong Tambang Emas Ilegal di Sumatera Barat
(Emn/Nusantaraterkini.co)
