Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Rencana Pertemuan Prabowo dan Megawati, Ini Kata Juru Bicara

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Rencana Pertemuan Prabowo dan Megawati, Ini Kata Juru Bicara

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Juru bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, angkat bicara terkait rencana pertemuan Ketua Umum Gerindra dengan Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga : GREAT Institute: 'State-Driven Economy' Strategi Prabowo Atasi Ketimpangan dan Ketergantungan Global

Pascapilpres sekaligus di momen lebaran Idul Fitri 2024, isu rencana pertemuan Prabowo dan Megawati semakin berhembus kencang.

Terlebih, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Rosan Roeslani baru-baru ini bersilaturahmi lebaran ke kediaman Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga : Kasus Korupsi BGN, Pakar: Bisa Jadi Pintu Masuk Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

Rosan juga diketahui memiliki kedekatan politik dengan Puan Maharani selaku Ketua DPP PDIP sekaligus anak Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga : Prabowo Sebut PDIP di Luar Pemerintahan Penting untuk Jaga Demokrasi

Terkait hal tersebut, Dahnil seolah tak menampik bahwa kubu Gerindra dan PDI Perjuangan saat ini masih terus berupaya membangun komunikasi.

"Agaknya Pak Rosan paham betul bahwasannya visi politik Pak Prabowo itu politik rekonsiliatif atau politik yang mempersatukan," ujarnya, Jumat (12/4/2024).

Baca Juga : Megawati: Hari Kartini Momentum Bangkitkan Semangat Perjuangan Perempuan

Politik rekonsiliasi yang disebutkan Dahnil tersebut adalah salah satu nilai yang ditekankan Prabowo selaku Ketua Umum Gerindra. Ini seakan memang sinyal politik terkait langkah Prabowo sebagai calon presiden (capres) terpilih ke depan.

Baca Juga : Kasus Penipuan Rp10,2 Miliar, Gematara Dampingi Ibu Bhayangkari Desak DPRD dan Polres Padangsidimpuan Tindak Tegas Oknum Anggota Dewan

"Kami semuanya memang diminta Pak Prabowo membawa nilai-nilai politik rekonsiliatif tersebut," lanjutnya.

Lebih lanjut, Dahnil blak-blakan bahwa Prabowo memang sudah sejak sebelum Pilpres ingin bertemu dengan Megawati.

"Apalagi ini momentum setelah Pilpres, beliau berulang kali menyampaikan ingin bersilaturahmi dengan Ibu Megawati," ujarnya.

Dalam konteks hubungan politik, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani telah menjalin komunikasi.

Bekas Ketua Pemuda PP Muhammadiyah tersebut tak menampik bahwa komunikasi dua petinggi partai itu mengarah pada kerjasama politik.

"Sebutlah itu pembicaraan politik awal untuk membangun komunikasi politik yang lebih panjang terkait dengan kerjasama politik yang ingin dibangun Pak Prabowo dengan PDIP," paparnya

Politikus Gerindra yang juga aktivis Muhammadiyah tersebut juga blak-blakan soal tujuan rencana pertemuan Prabowo dan Megawati. Menurutnya, terlepas nantinya PDIP tertarik untuk berada di dalam atau di luar pemerintahan, maksud Prabowo ingin bertemu para tokoh-tokoh nasional termasuk Megawati adalah untuk menjaga kesepahaman arah bangsa.

"Konteks Pak Prabowo adalah bagaimana menjaga ada kesepahaman antara tokoh-tokoh bangsa terkait agenda Indonesia 5 tahun ke depan," ujarnya

"Apakah nanti PDIP atau Ibu Megawati memutuskan untuk bergabung dengan pemerintahan atau berada di luar pemerintahan, itu adalah hal yang berbeda," tandasnya.

(cw1/nusantaraterkini.co)