Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang, M Arkan Nurwahiddin, menegaskan kesiapan pihaknya untuk mengawal keberangkatan 7.036 jemaah haji asal Sumatera Selatan dan Bangka Belitung menuju Tanah Suci. Hal ini dikatakannya usai resmi dilantik, Jumat (17/4/2026).
“Musim haji tahun ini, Embarkasi Palembang akan memberangkatkan 7.036 jemaah dengan rincian 5.895 jemaah asal Sumsel, 1.077 jemaah asal Babel, dan 64 petugas kloter,” ujar Arkan Nurwahiddin saat diwawancarai di Aula Asrama Haji Sumsel.
Baca Juga : 444 Jemaah Haji Kloter 13 Embarkasi Palembang Bertolak ke Tanah Suci
Sebanyak 16 kelompok terbang (kloter) dijadwalkan berangkat menggunakan maskapai Saudi Arabia Airlines, yang diawali oleh Kloter 1 asal OKU Timur dengan jadwal masuk Asrama Haji pada 21 April 2026 mendatang.
Baca Juga : Penerbangan Delay, Kepulangan Jemaah Haji Kloter 2 Medan ke Tanah Air Tertunda
“Mereka akan diberangkatkan dalam 16 kelompok terbang menggunakan maskapai Saudi Arabia Airlines. Kloter 1 asal OKU Timur dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 21 April pukul 08.00 WIB dan diberangkatkan menuju Madinah pada 22 April 2026, pukul 07.10 WIB,” jelasnya.
Dilantik Serentak
Baca Juga : Fase Kepulangan, 6.333 Jemaah Haji Bertolak ke Tanah Air
Prosesi pelantikan ini dilakukan secara resmi oleh Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, secara hybrid di seluruh Indonesia. Dalam arahannya, menteri yang akrab disapa Gus Irfan tersebut menekankan bahwa dedikasi total dari para petugas sangat diperlukan mengingat embarkasi merupakan pintu pemberangkatan utama yang menentukan kelancaran ibadah haji tahun 1447 H.
Baca Juga : Tangis Bahagia Pecah di Pendopo Umar Baki, 229 Jemaah Haji Binjai Kembali ke Kampung Halaman
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sumsel, Apriyadi meminta seluruh petugas bekerja ekstra dalam melayani tamu Allah. Ia menekankan agar koordinasi antarpetugas diperkuat demi kenyamanan jemaah, terutama dalam masa krusial 24 jam sebelum keberangkatan serta menjaga ketertiban di lingkungan asrama.
“Sesuai pesan Bapak Gubernur, meskipun pelantikan dilakukan secara daring, semangat pelayanan harus tetap nyata. Kita harus melayani para tamu Allah dengan sebaik-baiknya. Koordinasikan tugas ini dengan murni demi kenyamanan jemaah,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menciptakan suasana kondusif bagi jemaah, agar mereka dapat beristirahat dengan tenang sebelum menempuh penerbangan panjang. Begitu juga petugas, kata dia, agar menjaga kesehatan fisik agar tetap prima dalam memberikan pelayanan maksimal hingga kloter terakhir diberangkatkan.
“Mudah-mudahan apa yang kita laksanakan memberikan dampak ibadah bagi kita semua. Selamat bertugas, jaga kesehatan agar tetap prima dalam melayani hingga kloter terakhir,” ucap dia.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
