Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Robot Ngamuk Saat Diuji: Kehilangan Kendali, Serang Pekerja

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sebuah video viral di internet memperlihatkan robot kehilangan kendali dan menyerang pekerja selama pengujian di sebuah pabrik di China. (Foto: Screenshot akun X Nexta TV).
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Sebuah robot kehilangan kendali dan menyerang pekerja selama pengujian di sebuah pabrik di China. Peristiwa itu menarik perhatian dan video tersebut viral. Sejumlah orang menganggap sebagai potensi risiko AI atau kecerdasan buatan.

Mengutip The Independent, Jumat (9/5/2025) video viral tersebut dibagikan oleh akun X milik NEXTA TV. Tampak dalam tayangan, ada robot humanoid Unitree H1 yang tergantung di derek konstruksi. Saat para pekerja mengujinya dengan tenang, robot itu tiba-tiba tidak berfungsi, menyebabkan ia melakukan gerakan yang keras.

Robot itu mengepakkan lengan dan kakinya dengan liar, dan menyeret dudukannya lebih jauh, menyebabkan komputer dan barang-barang lainnya jatuh ke lantai. Saat insiden itu terjadi, seorang pria dengan cepat mencoba menstabilkan robot tersebut.

Baca Juga : Melihat Kecanggihan Robot-Robot Humanoid di Konferensi Robot Dunia 2025

"Beginilah penampakan pemberontakan mesin: sebuah video menjadi viral di internet yang memperlihatkan sebuah robot mengamuk selama pengujian," tulis keterangan pada video tersebut dikutip dari detik.

Video tersebut ditonton ratusan ribu kali dan ramai dikomentari serta dibagikan ulang. Kebanyakan mengomentari bahwa insiden ini hanya contoh kecil ancaman AI.

"Jelas tidak seimbang, lalu mencoba menggunakan algoritma untuk menyeimbangkan kembali, tetapi algoritma tersebut tidak disetel yang menyebabkan osilasi liar, yang memperparah ketidakseimbangan. Ini bukan sebuah 'serangan'," tulis seorang pengguna X.

Baca Juga : Konferensi Robot Dunia Ungkap 10 Skenario Aplikasi Paling Menjanjikan untuk Robot Humanoid

"Saya pernah mengalami kejadian AI menyabotase seluruh proyek yang sedang saya kerjakan. Ini sungguh terjadi," komentar pengguna lainnya.

"Dengan berjalannya dekade ini, pemberontakan robot akan menjadi hal yang sangat mungkin akan kita hadapi," reaksi pemilik akun X lainnya.

"Inilah yang membuat saya khawatir tentang operasi robotik dan AI," balas yang lain.

Kemampuan robot humanoid belakangan semakin canggih. April lalu, video robot humanoid yang berlomba melawan manusia untuk pertama kalinya dalam lomba lari half-marathon di Beijing, China, menggemparkan internet.

Mengutip laporan Reuters, 20 peserta menurunkan robot humanoid dalam acara tersebut. Tim-tim tersebut membuat robot mereka mengenakan sarung tinju, sepatu, bahkan ikat kepala bertuliskan 'Bound to Win' dalam bahasa Mandarin.

Sebuah tim bahkan dengan bangga memamerkan robot mereka karena terlihat 'hampir' seperti manusia dengan kemampuan tersenyum dan mengedipkan mata.

(Dra/nusantaraterkini.co).