Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Rupiah Hari Ini Dibuka Menguat ke Rp17.126 per Dolar AS, Didorong Pelemahan Greenback

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Seorang karyawan menghitung rupiah yang ditukarkan dengan dolar Amerika Serikat di salah satu money changer. (Foto: istimewa).
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, JAKARTANilai tukar rupiah memulai perdagangan Selasa (21/4/2026) dengan kinerja positif. Mata uang Garuda tercatat berada di level Rp17.126 per dolar AS, menguat 39,7 poin atau sekitar 0,23 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Penguatan ini terjadi seiring pergerakan mayoritas mata uang Asia yang juga menguat terhadap dolar AS. Beberapa mata uang di kawasan mencatat apresiasi tipis, seperti yuan China yang naik 0,01 persen, peso Filipina 0,04 persen, dan ringgit Malaysia sebesar 0,06 persen.

Meski demikian, tidak semua mata uang Asia berada di jalur penguatan. Dolar Singapura justru melemah 0,06 persen, diikuti yen Jepang yang turun 0,09 persen. Sementara itu, won Korea Selatan dan dolar Hong Kong masing-masing terkoreksi 0,03 persen.

Baca Juga : Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Menkeu Sebut Pelemahan Dipicu Sentimen Pasar

Dari kelompok mata uang negara maju, pergerakan terlihat bervariasi. Euro dan poundsterling sama-sama turun 0,06 persen, sementara dolar Australia melemah 0,04 persen. Di sisi lain, dolar Kanada mencatat penguatan tipis 0,01 persen, sedangkan franc Swiss melemah 0,05 persen terhadap dolar AS.

Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai tren penguatan rupiah masih berpeluang berlanjut. Menurutnya, tekanan terhadap dolar AS serta penurunan harga minyak mentah menjadi faktor utama yang mendukung penguatan mata uang domestik.

Ia juga menambahkan, sentimen global turut dipengaruhi oleh peluang meredanya tensi geopolitik, terutama setelah munculnya sinyal Iran mempertimbangkan untuk terlibat dalam pembicaraan damai dengan Amerika Serikat.

Baca Juga : Rupiah Tertekan di Awal Perdagangan, Tembus Rp17.896 per Dolar AS di Tengah Pergerakan Beragam Mata Uang Asia

“Jika sentimen ini berlanjut, rupiah berpotensi melanjutkan penguatan,” ujarnya.

Untuk perdagangan hari ini, rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp17.050 hingga Rp17.200 per dolar AS, dengan pelaku pasar masih mencermati dinamika global dan arah pergerakan dolar.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.000/Dolar AS, DPR Minta Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor