Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

SADIS ! Nenek 65 Tahun Tewas Usai Diperkosa 5 Orang di Sorong, 1 Pelaku Ditangkap

Editor :  Redaksi2
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi penjara.
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, SORONG - Tim gabungan Resmob Polresta Sorong Kota dan Polsek Sorong Timur menangkap MT, satu dari lima pria yang diduga memperkosa seorang nenek 65 tahun berinisial I hingga tewas.

MT ditangkap di rumahnya, Kompleks Kokoda Kilometer 8, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (14/5/2024) sekitar pukul 15.20 WIT.

"Jadi tersangka MT ini mengakui perbuatannya. Di mana ia baru selesai mengonsumsi minuman keras," ungkap Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Happy Perdana Yudianto, dilansir Kompas.com, Kamis (16/5/2024).

Baca Juga : Bacok Tangan Korban Hingga Nyaris Putus, Polrestabes Medan Tembak Begal Sadis di Medan

Happy Perdana menjelaskan, peristiwa pemerkosaan tersebut terjadi pada Jumat (14/4/2024) pukul 04.00 WIT di rumah korban, Kompleks Kokoda, Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Menurutnya ada lima orang yang terlibat dalam pemerkosaan ini. Satu telah ditangkap dan empat orang masih berstatus buron.

Para pelaku masuk ke rumah korban setelah salah satu di antara mereka mendobrak pintu.

Baca Juga : SADIS, Suami di Karimun Bunuh Istri Pakai Batang Sikat Gigi

"AB menuju rumah korban dan mendobrak pintu depan rumah korban," kata dia.

Lima orang tersebut kemudian diduga memperkosa korban. Tak hanya itu, para pelaku juga mengambil barang-barang berharga milik korban dan sejumlah uang tunai.

Korban pemerkosaan sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong dan dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar, Sulawesi Selatan. Namun korban kemudian meninggal dunia.

Baca Juga : Perkosa Nenek Berusia 81 Tahun, Cucu Durhaka di Sergai Babak Belur Dimassa

Dia meminta para pelaku yang masih dalam pengejaran segera menyerahkan diri.

"Saya imbau kepada empat DPO saya minta untuk segera menyerahkan diri karena identitas saudara sudah kami ketahui. Cepat atau lambat segera kami tangkap," terangnya. (rsy/nusantaraterkini.co)