NUSANTARATERKINI.CO, NIAS - Seorang pedagang toko kelontong bernama Sarifati Zulukhu (50) di Desa Sisarahili, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, tewas mengenaskan usai ditikam seorang pemuda berinisial SL alias Sona.
Dari informasi yang dihimpun, korban mengalami luka di dada, punggung dan pinggang akibat dihujam pisau.
Kapolres Nias, AKBP Revi Nurvelani mengatakan, motif pelaku membunuh korban diduga karena tak senang kerap dituding sebagai pencuri rokok di warung korban.
Baca Juga : Cekcok soal Ponsel, Pria di OKU Tega Aniaya Petani hingga Tewas
"Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengatakan membunuh karena sakit hati sering di tuduh melakukan pencurian rokok di warung korban,"katanya, Selasa (27/2/2024).
Peristiwa pembunuhan terjadi pada Minggu (25/2/2024) sekira pukul 16.30 WIB, kemarin saat pelaku datang ke toko kelontong korban.
Di sini korban disebut kembali menuduhnya sebagai maling rokok.
Baca Juga : Tersangka Pembakaran Mantan Kekasih di Muara Enim Diringkus, Motifnya Sakit Hati
Kesal dengan perkataan korban, pelaku pergi meninggalkan warung.
Sementara korban tampak seperti mengawasinya.
Beberapa waktu kemudian pelaku kembali mendatangi korban membawa pisau lalu menusuk dada, punggung dan pinggangnya.
Baca Juga : Demo Dugaan Korupsi RSU Pratama Nias Ricuh, Kuasa Hukum Tersangka Desak Kejaksaan Buktikan Kerugian Negara
Tak langsung tewas ditempat, korban sempat melarikan diri tetapi pelaku juga mengejarnya dan kembali menusuk korban hingga tersungkur.
Melihat korbannya tersungkur dan berlumuran darah barulah Sonaaro Lafau melarikan diri.
Dia ditangkap beberapa jam kemudian setelah Polisi olah tempat kejadian perkara dan menangkapnya di semak-semak.
Baca Juga : Sejumlah Harga Kebutuhan Pangan di Sibolga dan Gunung Sitoli Bergerak Anomali
Saat ini pelaku dan barang bukti sudah dibawa ke kantor Polisi.
"Dengan jarak sekitar 8 Kilometer dari lokasi kejadian pelaku berhasil diamankan pada saat bersembunyi di semak-semak."bebernya.
(*/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Raih Kemenangan, Pelatih Malaysia Sebut Timnya Masih Banyak Kelemahan
Baca Juga : 2 Tahun Buron, Polisi Ringkus Pembunuh Pria di OKU Selatan
TRIBUN MEDAN/ HO
