Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Sandiaga Uno Ungkap Melonjaknya Tiket Pesawat, Karena Apa?

Editor :  Annisa
Reporter :  Shakira
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sandiaga Uno (Foto: Okezone.com/MPI)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkapkan, Indonesia masih kekurangan 300-350 pesawat udara menjelang mudik Lebaran tahun ini.

Karena kekurangan armada ini menjadi salah satu penyebab melonjaknya harga tiket pesawat. Mahalnya harga tiket kemudian ia sampaikan kepada Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas di Istana Negara pada Rabu, (13/3/2024). 

Sandiaga menyampaikan, pemerintah memiliki kewajibab untuk memastikan agar jumlah armada dan penerbangan dioperasikan lebih banyak untuk menekan melonjaknya harga tiket.

Baca Juga : Harga Tiket Pesawat Mahal, DPR Desak Pemerintah Beri Subsidi Avtur

"Kami tugasnya adalah memastikan agar jumlah pesawat bisa lebih banyak dioperasikan di Indonesia, kita masih ada kekurangan antara 300-350 pesawat maka kita harus segera datangkan," kata Sandiaga di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu, (13/3/2024), dikutip dari Kompas.com.

"Dengan penambahan jumlah penerbangan, akan meningkatkan ketersediaan kursi dan harga tiket akan makin bisa lebih terjangkau," imbuhnya.

Sementara, ia meminta masyarakat untuk memesan dan membeli tiket sejak awal. Sebab, harga tiket akan makin melonjak menjelang puncak mudik Lebaran. Ia meminta masyarakat memastikan perencanaan mudik dilakukan di minggu-minggu pertama bulan Ramadhan. 

Baca Juga : Harga Tiket Pesawat Naik, Anggota DPR Rivqy Halim Desak Transparansi Struktur Biaya

"Jangan tunggu akhir-akhir karena akan meningkat harganya, pastikan juga semua perencanaan dilakukan di minggu pertama Ramadhan," tuturnya.

Sandi mengimbau masyarakat untuk mudik lebih dulu dan menerapkan kerja dari rumah (work from home) atau kerja dari tempat yang dituju (work from destination) sesuai kebijakan perusahaan.

"Kita imbau lebih kepada pendekatan dari work from destination atau work from home di mana mereka merencanakan berangkat lebih awal sehingga masih bisa mendapatkan tiket yang terjangkau harganya," jelas Sandi.

Baca Juga : Musa Rajekshah Ingatkan Potensi Kenaikan Tiket Pesawat Dampak Pasokan Energi

(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: Kompas.com