Sapa Warga Medan Polonia, Kapolrestabes Medan Ungkap Sosok Ayah Sebagai Prajurit TNI AU di Lanud Soewondo
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy John Sahala Marbun ternyata anak dari seorang prajurit TNI Angkatan Udara (AU).
Baca Juga : Sikat Begal hingga Pelaku Tawuran, Tim JCS Polrestabes Medan Gulung 145 Penjahat dalam 36 Hari
Sang ayah, sebutnya merupakan prajurit TNI AU di Lanud Soewondo.
Baca Juga : Bongkar Sindikat Penadah, Polrestabes Medan Sita 136 Kendaraan Bermotor dari 8 Gudang Deliserdang
Hal ini ia ungkap saat berkunjung ke Kecamatan Medan Polonia, Kelurahan Sarirejo, menghadiri acara halalbihalal yang digelar warga Lingkungan IV dan V di Pos Kamling 45, Selasa (16/4/2024) malam.
Dalam kesempatan ini, Kombes Teddy mengenang sosok sang ayah yang merupakan prajurit TNI AU di Lanud Soewondo, kepada warga.
Baca Juga : Malam Pisah Sambut Kapolrestabes Medan, Kombes Gidion: Setelah 19 Tahun Kembali Bertugas di Medan
"Kebetulan dulu bapak saya dulu Angkatan Udara. Bertugas sebagai Provost di pos sana, di Karangsari," ungkapnya.
Baca Juga : Kombes Pol Gideon Arief Setyawan Diangkat jadi Kapolrestabes Medan
Teddy lalu mengungkap sosok sang ayah yang memiliki tubuh besar dan tinggi. Ia menyebut ayahnya kerap mengendarai mobil Hardtop berwarna putih.
"Namanya Sersan Mayor Tawada Lumbanbatu. Kalau mungkin ada yang pensiunan Angkatan Udara di sini pasti kenal. Karena apa? Karena sangar pak," ungkapnya.
Baca Juga : Kunker ke Kodim 0212/Tapsel, Danrem 023/KS : Jaga Nama Baik Kesatuan dan Keluarga
Teddy memastikan Kecamatan Medan Polonia sudah tidak asing dengan dirinya. Sejak anak-anak, keluarganya tinggal di Jalan Polonia.
Baca Juga : 2 Istri Prajurit jadi Korban Longsor di Adian Koting, Dandim 0210/TU: Keluarga Besar TNI Berduka
"Masih ingat waktu saya kecil, kami tinggal di Jalan Polonia. Baru persis di samping SD Methodist, baru kami pindah rumah di Jalan Jambore," terangnya.
Dalam kesempatan ini, lulusan Akpol 1992 ini juga mengenang sosok sang ibu yang merupakan seorang pedagang di pasar tradisional. Dia mengatakan ibunya berdagang di Pajak Pagi di Jalan Pekong, Medan Polonia.
"Ibu saya jualan di Pajak Pagi. Kalau pernah ke Jalan Pekong, itu tembus ke Starban, ke kiri itu Pajak Pagi ke Jalan Ternak. Jadi saya asli orang Medan," pungkasnya.
(HAM/nusantaraterkini.co)
