Nusantaraterkini.co, MEDAN-Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution menyoroti besarnya selisih antara kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Utara dengan alokasi dana yang saat ini disiapkan pemerintah pusat.
Berdasarkan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), kebutuhan anggaran pemulihan di Sumut diperkirakan mencapai sekitar Rp30 triliun. Namun, hingga awal Maret 2026, Satuan Tugas (Satgas) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana baru mengalokasikan sekitar Rp2,1 triliun.
Baca Juga : AMPI Undang Gubernur Sumut Bobby Nasution Hadiri Pelantikan Pengurus Periode 2026–2031
Hal tersebut menjadi perhatian Bobby Nasution saat menerima kunjungan Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Medril Zam, bersama tim Satgas di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (9/3/2026).
Baca Juga : Pemprov Sumut Gandeng RS Mata Cicendo Tingkatkan SDM dan Layanan Kesehatan Mata
Menanggapi hal itu, Medril Zam menyampaikan bahwa angka tersebut masih merupakan versi awal dan masih akan diselaraskan kembali dengan data dari pemerintah daerah. “Ini masih versi pertama, kita akan selaraskan kembali data dengan daerah, membangun komunikasi yang lebih intens antara pusat dan daerah, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan,” ujar Medril Zam usai pertemuan.
Ia menjelaskan bahwa Satgas masih melakukan pemutakhiran data bersama pemerintah provinsi yang terdampak bencana yang terjadi pada awal November tahun lalu. Penyesuaian tersebut, menurutnya, berpotensi mengubah besaran anggaran yang akan dialokasikan.
Baca Juga : Mendagri Instruksikan Segera Realiasasikan TKD untuk Percepatan Rehabilitasi Bencana
“Harus benar-benar clear dan hasilnya bisa diterima semua pihak dan kita bisa membantu masyarakat yang terdampak bersama-sama secepat-cepatnya,” katanya.
Baca Juga : Rutan Tarutung Gelar Panen Raya Ketahanan Pangan Hasil Budidaya Warga Binaan
Sementara itu, Bobby Nasution menegaskan Pemerintah Provinsi Sumut berkomitmen penuh mempercepat pemulihan kondisi masyarakat terdampak bencana. Ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan di daerah.
“Kami mohon sekali dana pemulihan pascabencana untuk Sumut dari pusat memenuhi kebutuhan yang ada di sini, kebutuhan rehabilitasi, perbaikan-perbaikan dan kami sangat berharap masyarakat kami Lebaran sudah di rumahnya masing-masing, tidak di pengungsian,” kata Bobby.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Direktur Tata Ruang Perkotaan, Pertanahan dan Penanggulangan Bencana Dodi Zirgo Sinaga, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Restuardy Dauh, serta sejumlah pejabat Pemprov Sumut, di antaranya Kepala Bappelitbang Dikky Anugerah, Kepala BPKAD Tumur Tumanggor, dan Kepala BPBD Tuahta Ramajaya Saragih.
(Cw2/Nusantaraterkini.co)
