Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Semen Padang Gagal Maksimalkan Status Tuan Rumah Usai Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta

Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Semen Padang harus puas berbagi angka dengan tamunya PSIM Yogyakarta dalam lanjutan kompetisi Liga Indonesia yang berlangsung di Stadion GOR Haji Agus Salim Padang, Rabu (4/3/2026) malam.(foto:istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.coPADANG-Semen Padang harus puas berbagi angka dengan tamunya PSIM Yogyakarta dalam lanjutan kompetisi Liga Indonesia yang berlangsung di Stadion GOR Haji Agus Salim Padang, Rabu (4/3/2026) malam. Meskipun bermain di hadapan pendukung sendiri, Kabau Sirah gagal memecah kebuntuan dan menyudahi pertandingan dengan skor kacamata 0-0.

 Hasil ini tentu menjadi kerugian bagi tim tuan rumah yang sangat membutuhkan poin penuh untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara. Solidnya lini pertahanan Laskar Mataram membuat upaya serangan Semen Padang selalu menemui jalan buntu hingga peluit panjang dibunyikan.

Baca Juga : Kalah Telak 0-3 dari Borneo FC, Semen Padang FC Kian Terbenam di Jurang Degradasi

Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Fairuski N ini berjalan dengan tensi yang cukup tinggi sejak menit awal. Semen Padang sebenarnya tampil lebih dominan dengan mencatatkan penguasaan bola mencapai lima puluh dua persen berbanding empat puluh delapan persen milik tim tamu. 

Baca Juga : Semen Padang Terpuruk di Papan Bawah Usai Takluk dari Persis Solo 1-2

Skuad asuhan tuan rumah juga lebih agresif dalam melancarkan serangan dengan melepaskan total empat tembakan namun hanya satu yang benar-benar mengarah tepat ke gawang PSIM Yogyakarta. Sebaliknya tim tamu bermain sangat disiplin dan cenderung menunggu momentum serangan balik yang tepat meski mereka hanya mampu melepaskan satu tembakan sepanjang 90 menit laga berjalan.

​Ketegangan di lapangan tercermin dari banyaknya pergantian pemain dan kartu yang dikeluarkan oleh wasit. Semen Padang sempat melakukan pergantian dini pada menit ke empat puluh, saat Ariansyah R ditarik keluar untuk digantikan oleh Simanjuntak S demi menyegarkan alur serangan.

Baca Juga : Bhayangkara FC Comeback Manis di Bandar Lampung, Taklukkan PSIM Yogyakarta 2-1 ​

 Di sisi lain PSIM Yogyakarta juga mengalami kerugian personil setelah Sudin F menerima kartu merah pada menit ke-37. Unggul jumlah pemain sejak babak pertama seharusnya menjadi keuntungan besar bagi Semen Padang, namun strategi bertahan total yang diterapkan oleh PSIM Yogyakarta justru membuat tim tuan rumah frustrasi.

Baca Juga : Laskar Mataram Bungkam PSBS Biak di Stadion Cendrawasih, Ze Valente Tampil Gemilang ​

​Memasuki babak kedua, Semen Padang mencoba menambah daya gedor dengan memasukkan Afandi Z dan Maicon pada menit ke-56. Namun Maicon justru mendapatkan kartu kuning pada menit ke-71 yang menunjukkan betapa kerasnya upaya kedua tim untuk memperebutkan bola di lini tengah.

 PSIM Yogyakarta pun melakukan serangkaian pergantian pemain, seperti masuknya Hardiawan R Setyo A hingga Iqbal M untuk menjaga stabilitas pertahanan mereka meski terus digempur oleh tim tuan rumah. 

Baca Juga : Jadwal Piala Presiden 2026 Berubah, PSMS Medan Berpeluang Jadi Tuan Rumah

​Kegagalan meraih kemenangan di kandang ini menjadi catatan evaluasi besar bagi tim pelatih Semen Padang, mengingat mereka unggul dalam segala statistik pertandingan mulai dari penguasaan bola hingga jumlah pemain di lapangan. Ribuan pendukung yang memadati Stadion GOR Haji Agus Salim harus pulang dengan kekecewaan karena tim kebanggaan mereka tidak mampu memanfaatkan momentum krusial ini. 

Baca Juga : Persib Bandung Cetak Sejarah! Juara Super League 2025/26 dan Raih Tiga Gelar Beruntun

Sementara itu, bagi PSIM Yogyakarta hasil imbang satu poin di laga tandang ini merupakan pencapaian positif. Ini menunjukkan mentalitas baja para pemain mereka saat bermain di bawah tekanan atmosfer stadion lawan yang sangat riuh.

(Emn/Nusantaraterkini.co)