Seorang Warga di Sidoarjo Tewas Kejatuhan Material Bangunan Akibat Angin Kencang
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Seorang warga Sidoarjo meninggal dunia akibat kejatuhan material bangunan yang dipicu angin kencang pada Minggu (4/2/2024).
Baca Juga : BPBD Catat 90 Bencana Terjadi di Sumsel Sepanjang 2026
Kejadian tersebut menerjang Desa Kedung Wonokerto, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur.
Baca Juga : Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Pemalang Robohkan Bangunan dan Pohon Besar
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo mengidentifikasi korban meninggal dunia tersebut seorang warga berusia 54 tahun.
Di samping itu, dua warganya lainnya mengalami luka-luka saat angin kencang terjadi bersamaan hujan ringan hingga lebat yang berlangsung pada pukul 15.00 hingga 16.30 WIB.
Baca Juga : Tornado FC Permalukan Deltras Sidoarjo 2-0 di Gelora Delta
"Mereka yang luka-luka telah mendapatkan perawatan kesehatan, yaitu di Rumah Sakit Yapalis dan satu lagi di Puskesmas Prambon," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Senin (5/2/2024).
Baca Juga : Pembersihan Puing Musala Al Khoziny Selesai, Jumlah Korban Meninggal jadi 61 Orang
Muhari menjelaskan, insiden kemarin sore ini tidak hanya terjadi pada wilayah di Kecamatan Prambon. Angin kencang juga dialami beberapa wilayah di 3 kecamatan lain, yaitu Kecamatan Krian, Balongbendo dan Tarik.
"Laporan BPBD setempat menyebutkan kelurahan atau desa terdampak di kecamatan tersebut, yaitu Kelurahan Krian, Desa Kemangsen dan Kalimati. Sedangkan di Kecamatan Prambon, terdapat dua desa terdampak yaitu Desa Wonokerto dan Bendo Tretek," jelasnya.
Baca Juga : Drainase Tersumbat di Sekitar Stadion HM Nurdin, BPBD Padangsidimpuan Imbau Warga Lapor ke Kelurahan
Muhari menyampaikan, sejumlah kerusakan rumah warga tercatat ketika bencana hidrometeorologi basah ini menerjang desa-desa di Sidoarjo. Data sementara menyebutkan rumah rusak ringan di Kecamatan Prambon sebanyak 21 unit dan Kecamatan Krian 96 unit.
Baca Juga : Material Bangunan Sumbat Drainase Stadion HM Nurdin Nasution, Warga Desak Pemko Padangsidimpuan Bertindak
"Saat ini BPBD setempat masih melakukan pendataan di lokasi terdampak," terangnya.
Selain mengakibatkan kerusakan atap rumah, angin kencang juga menumbangkan sejumlah pohon. Pohon-pohon tumbang terjadi di bypass Krian, bypass Balongbendo, jalan raya Prambon dan kantor Kecamatan Prambon.
(zie/nusantaraterkini.co)
