Nusantaraterkini.co, MEDAN-Suasana sidang korupsi jalur kereta api DJKA di Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (8/4/2026), terlihat ramai oleh kader Partai Demokrat yang memberikan dukungan moral. Kedatangan kader Partai Demokrat tersebut untuk mendukung majelis hakim memimpin persidangan korupsi DJKA dengan transparan.
Mantan Kepala BPOKK DPC Partai Demokrat Medan Mikhel Siregar mengatakan, dirinya dan kawan kawan kader Partai Demokrat datang ke persidangan untuk memastikan majelis hakim transparan membuka korupsi proyek jalur kereta api.
Baca Juga : Geledah Kantor KUPP OKI, Kejati Sumsel Sita 17 Bundel Dokumen SPB
"Kami ingin majelis hakim transparan memimpin sidang. Kami tegaskan Partai Demokrat di Sumut harus bersih dari oknum oknum terlihat korupsi, apalagi menjadi koruptor,"' ungkap Mikhel.
Baca Juga : Dua Pejabat Kabinet Merah Putih Terseret Korupsi, Pengamat: Tamparan Keras untuk Prabowo
Mikhel memastikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sangat benci dengan kader yang terlihat korupsi.
"Kita tunggu saja hasil akhir dari persidangan kasus korupsi DJKA ini, apakah ketua DPD Partai Demokrat Sumut Muhammad Lokot Nasution telibat korupsi atau tidak, biar majelis hakim yang membuktikan," tegasnya.
Baca Juga : Rieke Pitaloka: Kecelakaan Kereta Tak Cukup Dievaluasi, Sistem Harus Dirombak
Persidangan korupsi DJKA kali ini berjalan offline dan online dengan menghadirkan saksi Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Muhammad Lokot Nasution.
Baca Juga : Nama Ketua Umum HIPMI Terseret dalam Pusaran Kasus Korupsi Jalur Kereta Api Medan
(Emn/Nusantaraterkini.co)
