Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pelatih legendaris klub Manchester United, Sir Alex Ferguson hampir melatih tim sepak bola Britania Raya pada Olimpiade London 2012.
Akan tetapi, gagasan tersebut ditolak oleh tim "Setan Merah", FA, dan Asosiasi Olimpiade Britania Raya, sehingga Ferguson tetap bertahan di Premier League.
Hal ini disampaikan Ketua Penyelenggara Olimpiade London 2012, Sebastian Coe. Dia mengatakan, pihaknya telah mengupayakan ide tersebut sejak Liga Inggris musim 2007-2008.
Baca Juga : Usai Dipecat Man United, Erik ten Hag Manajer Terboros sejak Era Sir Alex Ferguson
Bahkan Coe mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Ferguson untuk membahas rencana tersebut.
"Saya tidak dapat membayangkan klub yang melepaskan pemainnya ke tim Olimpiade akan mempermasalahkan pemain U-23 mereka mendapat bimbingan selama enam minggu dari Alex Ferguson di tempat latihan," kata Coe, dikutip dari Mirror, Rabu (31/7/2024).
Saat itu, Coe menambahkan, komunikasinya dengan Alex Ferguson dijembatani oleh legenda sepak bola Manchester United, Bobby Charlton.
Baca Juga : Kebijakan Man United terhadap Alex Ferguson, Eric Cantona Luapkan Kritikannya
"Saya akan meminta Alex (Ferguson) untuk menelepon Anda," ujar Coe menirukan jawaban Charlton.
Benar saja, menurut Coe, Ferguson menghubunginya beberapa minggu kemudian.
"Saya menjelaskan usulan saya (kepada Ferguson) karena Bob (Charlton) belum benar-benar memberitahunya. Dia (Charlton) hanya memintanya (Ferguson) untuk menelepon saya," ucap Coe.
Baca Juga : Graham Potter Resmi Menjadi Pelatih Timnas Swedia
Dalam sambungan telepon saat itu, lanjut Coe, Ferguson belum memberikan keputusan terkait usulan tersebut.
Barulah pada tahun 2007, ketika Ferguson dan Coe bertemu langsung di salah satu acara, pria asal Skotlandia itu menyetujui usulan Coe.
"Alex menatap saya dan berkata, 'jawabannya ya'. Saya bilang, 'baiklah'. Kami tidak pernah berkata apa-apa lagi namun kami akan berbicara lebih lanjut," ungkapnya.
Baca Juga : Mantan Pelatih Chelsea, Graham Potter Diisukan Bakal Latih Timnas Swedia
Namun, Asosiasi Olimpiade Britania Raya lebih memilih pelatih Inggris U-21 kala itu, Stuart Pearce, sedangkan Alex Ferguson akhirnya tetap menangani Manchester United hingga pensiun pada tahun 2013.
"Kami hampir saja berhasil. Saya selalu tertawa bersama Ferguson setelahnya. Saya cukup sering bertemu dengannya. Dia sering bertanya-tanya, apakah dia melewatkan pengalaman yang sangat bagus," beber Coe.
Coe menilai, para pemain Britania Raya saat itu akan sangat diuntungkan bila dilatih oleh Ferguson.
Baca Juga : Tanpa Lionel Messi, Argentina Petik Kemenangan Meyakinkan 2-0 Atas Honduras
"Itulah salah satu kekecewaan saya, Asosiasi Olimpiade Britania Raya memutuskan bahwa mungkin Stuart Peace memiliki kualifikasi yang lebih baik, itu sedikit mengecewakan," pungkasnya. (rsy/nusantaraterkini.co)
