nusantaraterkini.co, BINJAI – Aksi menghebohkan terjadi di Kota Binjai. Seorang siswa kelas XI SMK Negeri 1 Binjai berinisial AP mendadak nekat meminum bensin jenis Pertalite pada Kamis (28/8/2025) sekitar pukul 13.00 WIB, di tengah jam sekolah.
Peristiwa itu berlangsung di depan kios bensin eceran di Jalan Samanhudi, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota, tepat berhadapan dengan rumah dinas Wakil Wali Kota Binjai.
Informasi dari salah satu guru menyebutkan kalau AP yang tinggal di kawasan Diski, Kabupaten Deliserdang, diduga mengalami tekanan psikis akibat perundungan yang ia terima dari teman-temannya di sekolah.
Baca Juga : Debu Proyek Sekolah Rakyat di Padangsidimpuan Mengkhawatirkan Kesehatan Siswa
Sementara, seorang pedagang yang menjadi saksi mata mengaku kaget saat melihat AP membeli bensin.
“Dia datang sendirian, terburu-buru. Begitu saya tanya untuk apa bensin itu, dia tidak menjawab, malah langsung menenggak setengah liter Pertalite yang baru dibeli Rp6 ribu. Saya spontan menahan tangannya,” tutur saksi.
Dalam kondisi terkejut, AP sempat mengaku alasan perbuatannya. “Aku di-bully sama kawan sekolah,” ucapnya saat ditanyai warga sekitar.
Baca Juga : Komisi X Apresiasi Penurunan Angka Putus Sekolah, Pemerintah Diminta Tak Cepat Puas
Tidak lama kemudian, sejumlah guru datang dan segera membawa AP ke RSU Artha Medica untuk mendapatkan perawatan darurat.
Namun, bullying bukan satu-satunya faktor yang diduga mendorong AP melakukan aksi ekstrem tersebut. Seorang guru mengungkapkan, korban juga mengalami kekecewaan dalam hubungan asmara. “Kemungkinan ada faktor putus cinta yang memperberat tekanan emosinya,” ujarnya.
Kepala SMK Negeri 1 Binjai, Safaruddin, membenarkan peristiwa itu.
Baca Juga : Korupsi Dana BOS Rp785 Juta, Eks Kepala SMKN 1 Pancur Batu dan Bendahara Ditahan Kejaksaan
“Pihak sekolah sudah menghubungi keluarganya. AP ini siswa baru, pindahan, jadi kami masih belum banyak tahu latar belakangnya,” jelasnya.
Terkait pertanyaan mengapa siswa bisa keluar saat jam pelajaran, Safaruddin beralasan, kalau biasanya siswa keluar untuk mengambil bekal makanan yang diantar oleh orang tuanya
“Biasanya ada murid keluar sebentar untuk mengambil bekal dari orang tuanya," ujarnya.
Baca Juga : Iduladha 1447 H, Polres Binjai Sembelih 10 Hewan Kurban untuk Warga dan Kaum Duafa
Hingga berita ini diturunkan, AP masih menjalani perawatan intensif di RSU Artha Medica. Pihak rumah sakit menyatakan kondisi korban berangsur stabil, sementara keluarga terus mendampingi proses pemulihannya.
(Dra/nusantaraterkini.co)
