Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

SNPB 2026 Dibuka, Komisi X: Sekolah Harus Aktif Daftarkan Siswa Berprestasi

Reporter :  Luki Setiawan
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Anggota Komisi X, Muhammad Hilman Mufidi, menegaskan bahwa ketidakterlibatan aktif sekolah dalam proses pendaftaran dapat memutus kesempatan siswa berprestasi untuk masuk perguruan tinggi negeri,Jakarta, Kamis (8/1/2026).(foto:istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.coJAKARTA-Seiring dibukanya pendaftaran SNBP 2026 mulai Kamis (8/1/2026), Komisi X DPR RI mewanti-wanti pihak sekolah agar lebih proaktif. Anggota Komisi X, Muhammad Hilman Mufidi, menegaskan bahwa ketidakterlibatan aktif sekolah dalam proses pendaftaran dapat memutus kesempatan siswa berprestasi untuk masuk perguruan tinggi negeri.

Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 mulai dibuka, Kamis (8/1/2026). Peran aktif sekolah sangat penting dalam pedaftaran siswa yang berprestasi.

Baca Juga : SMM PTN Barat 2025 di USU Diikuti 1.712 Pendaftar

Kemendiktisaintek perlu berkoordinasi secara intensif dengan Kemendikdasmen, sehingga informasi SNBP bisa diteruskan secara efektif ke daerah melalui dinas pendidikan,” kata Hilman, di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Ia menjelaskan, peran Dinas Pendidikan di daerah menjadi kunci dalam menyukseskan SNBP. Dinas Pendidikan diharapkan tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga aktif melakukan sosialisasi kepada sekolah-sekolah serta memberikan pendampingan teknis selama proses SNBP berlangsung.

“Sekolah memiliki peran yang sangat menentukan dalam SNBP. Sekolah yang berperan aktif dalam melakukan pendaftaran siswa berprestasi akan membuka peluang lebih besar bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri,” tegas Hilman.

Sebaliknya, ia mengingatkan bahwa kurangnya keaktifan sekolah dapat berdampak serius bagi masa depan siswa. Jika sekolah tidak aktif melakukan pendaftaran, maka siswa berprestasi tidak bisa mendaftar melalui jalur SNBP. Ini tentu merugikan siswa, terutama yang berasal dari daerah.

Baca Juga : DPR: PPDB Gagal Hilangkan Minat Masuk Sekolah Favorit

Hilman berharap, melalui koordinasi yang solid dan sosialisasi yang masif, pelaksanaan SNBP 2026 dapat berjalan lebih inklusif dan adil, serta benar-benar memberikan kesempatan yang setara bagi siswa berprestasi di seluruh Indonesia. 

(Cw1/Nusantaraterkini.co)