Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Soal Dukungan PKS ke Bobby Nasution di Pilgub Sumut 2024, Ini Kata Projo Muda

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Zulkifli
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ketua DPD Projo Muda Sumut Irwansyah Hasibuan (kanan) dan Bobby Nasution (kiri). (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah resmi memberikan dukungan kepada Bobby Nasution di Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) pada Pilkada Serentak 2024.

Padahal sebelumnya, PKS bersama PDIP diwacanakan mendukung  Edy Rahmayadi untuk menjadi lawan sebanding Bobby Nasution.

Baca Juga : AMPI Undang Gubernur Sumut Bobby Nasution Hadiri Pelantikan Pengurus Periode 2026–2031

“Alasan yang menurut saya kenapa PKS tidak mendukung Edy Rahmayadi, (karena) saat ini posisi Bobby Nasution yang unggul dalam survei,” ucap Ketua DPD Projo Muda Sumut Irwansyah Hasibuan kepada wartawan, Minggu (4/8/2024).

Baca Juga : Pemprov Sumut Gandeng RS Mata Cicendo Tingkatkan SDM dan Layanan Kesehatan Mata

Diketahui, dalam survei LSI, Bobby Nasution unggul jauh dari nama lain yang mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Sumut. Dari hasil survei tersebut sebanyak 61,3 persen responden memilih Bobby, 30,6 persen responden memilih Edy dan sisanya, 8,1 persen responden tidak menjawab.

“Tidak diragukan lagi, di beberapa survei yang dilansir LSI, Bobby Nasution itu unggul sangat jauh dari rivalnya. Ini cukup memberi PKS yakin untuk meninggalkan Edy Rahmayadi,” ujarnya.

Baca Juga : Terungkap, Pemindahan 4 Pulau Aceh Ternyata Diajukan Edy Rahmayadi Saat Jadi Gubernur Sumut

Lebih lanjut Irwansyah mengatakan, PKS tentu saja menghitung akan dapat apa jika mengusung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut nanti.

Baca Juga : Pascaputusan MK, KPU Sumut Segera Tetapkan Pemenang Pilgubsu

Apalagi jika sampai terjadi koalisi PKS-PDIP, pada Pilgubsu, maka akan terjadi pula ego politik PDIP yang memiliki cukup kursi untuk mengusung kaderya sendiri.

“Artian, PDIP akan berusaha keras memajukan kader mereka karena mereka adalah pengusung utama. Sementara Edy Rahmayadi bukan kader PKS, jadi PKS tidak akan dapat apa-apa,” tuturnya.

Baca Juga : Sebut Putusan MK Soal Jakarta Selaras Undang-Undang, Pengamat: Anies Sejak Lama Paham Regulasi IKN

Mengingat, tambahnya, posisi tawar PKS di politik nasional juga ada keinginan agar masuk dalam koalisi Prabowo-Gibran. Salah satu jalan agar PKS bisa bersama Prabowo-Gibran adalah dengan mendukung Bobby Nasution di Pilgub Sumut 2024.

Baca Juga : RUU Perampasan Aset Tegaskan Pemulihan Kerugian Negara Berprinsip Jaga Keadilan dan HAM

“Sebab, Gerindra-PKS itu sudah lama akrab dalam konstelasi politik. Jadi keinginan PKS bergabung dengan Gerindra bisa direalisasikan dengan mendukung Bobby Nasution,” pungkasnya.

(cw3/Nusantaraterkini.co)