Nusantaraterkini.co, Jakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menegaskan bahwa anggaran untuk program makan siang gratis milik pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tidak akan menggunakan alokasi dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang sudah ada.
Oleh sebab itu, kata Hetifah, dana BOS yang sebelumnya sudah diberikan ke sekolah-sekolah untuk pengadaan alat tulis kantor (ATK) dan lainnya tidak akan terganggu.
Baca Juga : Rayakan Iduladha, Wali Kota Medan Rico Waas Salurkan Sapi Kurban 1 Ton dari Presiden Prabowo
"Pasti akan ada sumber dana baru, seperti penambahan dana BOS atau tentu yang berbeda dengan alokasi yang ada sekarang," kata Hetifah, Jumat (8/3/2024).
Hetifah pun meminta para guru honorer dan pihak sekolah tidak mengkhawatirkan pengalihan fungsi dana BOS untuk program makan siang gratis.
"Tapi harus diluruskan dana bos yang sudah direcanakan dan diperuntukan bukan untuk makan siang gratis jadi tidak usah khawatir kepada sekolah-sekolah, guru-guru. Karena dana bos sendiri sudah ada alokasinya. Jadi tidak akan diganggu-ganggu," tegas politikus Partai Golkar ini.
Baca Juga : Anies Baswedan Soroti Pelemahan Rupiah, Minta Pemerintah Jujur soal Kondisi Ekonomi
Ia pun menilai,toh, kalaupun ada makan siang gratis diciptakan dibeberapa daerah dengan dana bos akan diafirmasi didaerah tertentu untuk tahun 2024.
"Tapi yang jelas pastinya akan ada sumber anggaran baru entah itu penambahan dan tentunya dengan alokasi dana pastinya sudah disediakan," ujarnya.
Karena itu Hetifah menegaskan soal adanya penggunaan dana bos katanya untuk makan siang gratis ini mekanismenya bukan dananya atau digeser mekanismenya melalui dana seperti bos ini akan menjadi salah satu opsi cara kita memastikan ada dana bisa digunakan untuk disekolah-sekolah.
Baca Juga : Jokowi-Gibran Berencana Melayat ke Keraton Surakarta, Bisa Lengser
Sebelumnya, wacana penggunaan dana BOS untuk makan siang gratis menuai protes dari berbagai pihak.
Makan siang gratis merupakan program unggulan paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang kini unggul telak di Pilpres 2024.
Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira mengkritik wacana penggunaan dana BOS tersebut dan menilai lebih baik pemerintah membuat kementerian baru untuk makan gratis.
Baca Juga : Senator Tekankan Langkah Antisipatif Cegah Pungli Makan Siang Gratis
Menurutnya, memasukkan program makan siang gratis ke dalam tanggungan dana BOS justru akan menyultikan sekolah.
"Sebaiknya bikin Kementerian Makan Siang Gratis aja sekalian, ketimbang kita harus masukkan Dana BOS yang mungkin jumlah angkanya sedikit dengan dijejali anggaran yang begitu besar," kata Andreas di Gedung DPR, Jakarta, Senayan, Rabu (6/3).
"Sementara nanti di sekolah-sekolah harus bertanggung jawab dengan segala pertanggungjawaban itu. Jadi saya kira mungkin ada evaluasi khusus." tegasnya.
Baca Juga : Cak Imin: Makanan Bergizi Rp 10 Ribu Telah Melalui Simulasi Matang
(cw1/nusantaraterkini.co)
