Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Solidaritas Aksi Kamisan di Titik Nol kota Medan, Sebut Negara Absen atas Kekerasan yang Dialami Masyarakat Adat Sihaporas

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Junaidin Zai
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Sejumlah aktivis dari Aksi Kamisan Medan kembali menggelar aksi di titik Nol Kota Medan, Kecamatan Medan Barat, kota Medan, pada Kamis (25/9/2025). 

Mereka menyerukan solidaritas untuk masyarakat adat di Desa Sihaporas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), yang diduga menjadi korban kekerasan oleh perusahaan PT Toba Pulp Lestari atau PT TPL yang terjadi pada Senin, 22 September kemarin.

Baca Juga : Pemerintah Simalungun Mediasi Konflik Lahan Masyarakat Adat dengan PT TPL

Dalam aksinya, mereka berbaris sambil menggenggam poster kritik atas kekerasan yang mengakibatkan sebanyak 33 orang warga terluka, 1 orang hilang, hingga 4 rumah mengalami kerusakan. 

Saat yang bersamaan, mereka bergantian untuk berorasi.

"Harusnya negara dengan aparat kepolisian melakukan pengamanan agar tidak terjadi kekerasan. Tapi nyatanya, tidak ada kehadiran kepolisian, tidak ada kehadiran negara untuk meredam perlakuan kekerasan itu," kata salah seorang aktivis Hak Asasi Manusia, Aulia Rahman, saat berorasi.

Baca Juga : Kontras Sumut Sebut Negara Lakukan Pembiaran Konflik Masyarakat Adat dengan PT TPL

Mereka juga menuding jika PT TPL sengaja mengerahkan orang-orang mereka untuk menyerang masyarakat adat. 

Ironisnya, menurut Gana salah seroang massa aksi, kehadiran aparat keamanan justru tidak terlihat. 

Mereka juga menyebut, jika pemerintah menutup mata atas kejadian tersebut.

Baca Juga : IMM Sumut: Tutup TPL, Kekerasan terhadap Masyarakat Adat Adalah Kejahatan Kemanusiaan!

"Konflik terus saja terjadi namun, negara tidak pernah hadir dan itu juga yang menjadi dasar kemarahan kita selama ini," ujar Gana saat diwawancarai di lokasi.

Aksi mereka berlangsung dengan damai. Arus lalulintas di kawasan tersebut juga terpantau lancar.

(Cw7/Nusantaraterkini.co)