Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Speedboat Cagub Maluku Utara Meledak saat Sedang Isi BBM: Mesin Menyala, Empat Tewas

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Speedboat yang ditumpangi rombongan Cagub Malut Benny Laos meledak di Pulau Taliabu, Malut. Foto: Dok. Istimewa
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, MALUKU UTARA - Speedboat yang ditumpangi rombongan paslon Cagub dan Cawagub Maluku Utara (Malut), Benny Laos-Sabrin Sehe, meledak di Pulau Taliabu, Malut. 

Ledakan terjadi saat kapal tengah mengisi bahan bakar minyak (BBM) dengan kondisi mesin masih menyala.

Kapolres Taliabu, AKBP Totok Handoyo, menjelaskan kejadian bermula ketika Wakapolres Talibau, Kompol Sirajudin, dan jajaran mendekat ke speedboat yang tengah bersandar.

Baca Juga : Cagub Maluku Utara Benny Laos Meninggal dalam Insiden Ledakan Speedboat: Sempat Dirawat Insentif

"Kompol Sirajudin bersama Kasie Dokkes merapat ke speedboat untuk mengecek aktivitas paslon dan mengingatkan untuk berhati-hati saat pengisian BBM," kata Totok dalam keterangannya.

"Karena saat pengisian BBM, kondisi mesin kapal, kompor listrik, AC, dan genset di dalam speedboat dalam keadaan menyala," sambung dia.

Setelah itu, Kompol Sirajudin dan jajaran turun dari atas kapal. Tak lama setelahnya, terjadi ledakan disertai api yang langsung membesar.

Baca Juga : Polisi Sebut Cagub Maluku Utara Benny Laos Alami Luka Imbas Ledakan Speedboat

"Saat pengisian BBM berlangsung terjadi ledakan disertai kobaran api," ujar Totok.

Api dengan cepat langsung membakar seluruh badan kapal. Totok menyebut, ada beberapa korban yang masih terjebak di dalam kapal.

Sejauh ini, ada 4 orang yang dilaporkan tewas dalam kejadian tersebut. Mereka ialah, Ketua DPW PPP Malut, Mubin A Wahid; anggota Polres Kepulauan Sula, Bripka Hamdani Buamonabot; Anggota DPRD Malut, Ester; dan seorang operator speedboat.

Polisi masih belum bisa memastikan total korban dalam kejadian ini. Pencarian masih terus dilakukan.

(Dra/nusantaraterkini.co).