Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau masyarakat yang kembali dari mudik Lebaran 1447 Hijriah untuk memanfaatkan kebijakan kerja fleksibel seperti work from home (WFH) serta potongan tarif tol guna menghindari kepadatan arus balik.
Imbauan ini disampaikan usai peninjauan kondisi lalu lintas di pusat kendali Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, pada Rabu (25/3/2026).
Menurut Dudy, pemerintah telah menyiapkan diskon tarif tol sebesar 20 persen yang berlaku pada 26 hingga 27 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk melakukan perjalanan lebih awal, sehingga tidak menumpuk pada puncak arus balik.
Baca Juga : Arus Balik Libur Panjang, Trafik Tol Trans Sumatera Melonjak 118 Ribu Kendaraan
Ia menjelaskan, lonjakan kendaraan diprediksi masih akan terjadi pada 28 dan 29 Maret. Karena itu, pengaturan waktu perjalanan menjadi kunci untuk mengurangi kepadatan di jalan tol maupun jalur arteri.
“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan WFH dan diskon tol agar pergerakan arus balik lebih merata dan tidak terjadi penumpukan,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Lebih lanjut, Dudy menilai kebijakan fleksibilitas kerja dan insentif tarif yang telah diterapkan terbukti cukup efektif. Hal ini terlihat dari adanya penurunan jumlah kendaraan dibandingkan dengan prediksi awal, baik di jalur darat maupun penyeberangan.
Baca Juga : Volume Kendaraan Arus Balik di Tol Sumsel Tembus 54 Ribu Unit dalam Sehari
Pemerintah pun terus mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik demi kenyamanan dan keselamatan selama arus balik Lebaran.
(Dra/nusantaraterkini.co).
