Nusantaraterkini.co, MEDAN - Penjabat (PJ) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni Menghadiri acara penyerahan hasil penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik 2024.
Baca Juga : Sumut Targetkan Tanam 27 Hektare Mangrove Tahun Ini
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman, Anggrung, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Senin (25/11/2024).
Baca Juga : Dapur SPPG di Deliserdang Dimonopoli, Warga Pasar Gambir Menduga ada Udang Dibalik Batu
Dalam sambutannya, Agus Fatoni mengatakan, bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa didampingi oleh masyarakat.
Baca Juga : Ketimpangan Gender di Sumut Masih Jadi Tantangan, Kadis P3AKB Soroti Kesehatan dan Pemberdayaan Perempuan
"Kita tau bersama tugas kita adalah memberikan pelayanan terbaik untuk publik. Pemerintah melakukan pembangunan tidak bisa sendiri, tetapi harus bersama sama dengan masyarakat," ucapnya
Baca Juga : Medan Juara Umum STQH Ke XIX Provinsi Sumut
Lebih lanjut, Fatoni menyampaikan rasa syukurnya kepada ombudsman yang sudah memberikan masukan kepada pemerintah terkait pelayanan publik.
Baca Juga : Raih Kemenangan, Pelatih Malaysia Sebut Timnya Masih Banyak Kelemahan
"Kita bersyukur ada Ombudsman yang mengawasi pelayanan publik, memberikan penilaian, memberikan koreksi dan masukan kepada kita semua, sehingga pelayanan publik kita semakin baik," ungkapnya.
Baca Juga : 2 Tahun Buron, Polisi Ringkus Pembunuh Pria di OKU Selatan
Fatoni juga memberikan ucapan selamat kepada daerah yang mendapatkan penghargaan, serta bersyukur Sumut menjadi provinsi terbaik diurutan 12.
"Saya mengucapkan selamat kepada semua daerah yang menerima penghargaan dan penilaian pada hari ini. Kita bersyukur Sumatera Utara walaupun tidak mewakili di tingkat nasional, tetapi kita di provinsi mendapatkan nilai terbaik dan juga mendapatkan nilai tertinggi, urutannya 12," ujarnya.
Selain itu Fatoni juga memuji kepala daerah yang sudah meningkatkan daerahnya dari zona kuning menjadi hijau.
"Saya juga mengucapkan selamat kepada bupati dan walikota penilaiannya juga banyak meningkat yang kuning tinggal dua mudah mudahan dimasa yang akan datang, semua tidak ada lagi di zona berwarna kuning," pungkasnya.
(cw4/Nusantaraterkini.co)
