Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Tak Ambil Cuti Kampanye, Prabowo-Gibran Akan Lakukan Kampanye saat Akhir Pekan

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Nanda Prayoga
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid. (Dok: Nusantaraterkini.co)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Tak Ambil Cuti Kampanye, Prabowo-Gibran Akan Lakukan Kampanye saat Akhir Pekan

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pasangan capres-cawapres dengan nomor urut dua Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming memutuskan tidak mengambil cuti kampanye sebagai capres-cawapres.

Baca Juga : GREAT Institute: 'State-Driven Economy' Strategi Prabowo Atasi Ketimpangan dan Ketergantungan Global

Karenanya, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Nusron Wahid mengatakan, Prabowo-Gibran akan melakukan kampanye pada saat akhir pekan.

Baca Juga : Kasus Korupsi BGN, Pakar: Bisa Jadi Pintu Masuk Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

“Pak Prabowo dan Mas Gibran tidak mengambil cuti kampanye sebagai capres dan cawapres, tetap fokus melayani masyarakat sebagai Menteri Pertahanan dan Walikota Surakarta. Pak Prabowo dan Mas Gibran direncanakan berkampanye hanya pada akhir pekan,” kata Nusron kepada wartawan di Jakarta, Rabu (29/11/2023).

Nusron menjelaskan, Prabowo-Gibran hanya memiliki cuti selama dua hari dalam seminggu, kecuali jika ada acara khusus.

Baca Juga : Mahasiswa Sumut Temui Wapres Gibran, Dorong Hari Ulos Nasional Masuk UNESCO

"Seminggu kan ada lima hari kerja, maksimal cuti dua hari saja. Kecuali jika ada acara khusus, misalnya acara KPU dan Bawaslu yang dilakukan di hari kerja, maka hari cuti akan ditambah untuk memenuhi undangan,” jelasnya.

Baca Juga : Gibran Tinjau Langsung Pengungsi Longsor di Cisarua Bandung Barat

Seperti diketahui, masa kampanye sendiri berlangsung selama 75 hari, terhitung dari 28 November 2023 sampai dengan 10 Februari 2024.

(mr6/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Kritik DPR Dinilai Lemah, Firman Soebagyo: Pengawasan Harus Demi Kepentingan Rakyat