Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Tak Maksimal di Dua Nomor Balap Sepeda, ISSI Sumut Tekad Rebut Emas di Nomor DHI

Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pebalap asal Sumatera Utara, Deva Alif Muntaza (27) berusaha melewati rintangan track yang cukup ekstrem di MTB Arena Tahura Bukit Barisan Kabupaten Karo, Jumat (6/9/2024). (Foto: PB PON Wilayah Sumut)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, KARO - Sekretaris Umum Ikatan Sport Sepeda Indonesia Sumatera Utara (ISSI Sumut), Bessi Sitorus Pane menyebut tim atlet balap sepeda Sumut meraih hasil tidak maksimal di nomor Cross Country Olimpic (XCO) Putra-Putri PON XXI 2024 yang digelar di Tahura Bukit Barisan hari ini.

Bessi mengungkapkan, pihaknya masih tetap bersyukur atas hasil yang diperoleh atlet balap sepeda Sumut dalam penyelenggaraan PON 2024. Lebih dari itu, kata Bessi, pihaknya akan melakukan beberapa evaluasi terkait kesiapan para atlet dalam mengikuti kejuaraan ke depannya.

"Kami belum mampu meraih hasil baik di nomor XCO Putra-Putri hari ini, meski sebagai tuan rumah. Bagaimana pun ini jadi bahan evaluasi bagi kami ISSI Sumut untuk kedepannya lebih mempersiapkan diri pada event-event yang akan datang terkhusus pada pelaksanaan PON berikutnya," jelas Bessi di Mountain Bike (MTB) Arena, Tahura, Karo, Jumat (6/9/2024) mengutip pon2024.id.

Baca Juga : Jadwal Moto3 Hungaria 2026 Hari Ini: Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9, Hadapi Hukuman Long Lap Penalty

Saat disinggung berbagai kendala yang dihadapi para atlet Sumut saat mengikuti lomba, ia mengatakan hal tersebut akan dikaji kembali nantinya usai pelaksanaan PON 2024. Padahal, kata dia, pihaknya sudah melakukan serangkaian latihan dalam menghadapi kejuaraan akbar ini.

"Kita sudah berusaha mulai dari sejumlah latihan, mengikuti pemusatan latihan daerah (pelatda) hingga ikut pada kejuaraan nasional. Namun demikian, sepertinya dewi fortuna belum berpihak kepada kami. Bagaimana pun, atlet di nomor ini sudah kami persiapkan semaksimal mungkin," ungkap Bessi.

Ia menyebut, persiapan lomba yang kurang maksimal dialami oleh atlet Sumut, Dara Latifah. Ia hanya sempat menjalani masa persiapan selama sekitar dua bulan dikarenakan ia sempat mengalami cedera. Padahal, seyogianya persiapan atlet untuk menghadapi PON 2024 selama enam bulan.

Baca Juga : Tanpa Lionel Messi, Argentina Petik Kemenangan Meyakinkan 2-0 Atas Honduras

Meski demikian, ia tetap merasa optimis jika atlet Sumut bakal mampu meraih hasil positif dengan perolehan medali emas di satu nomor pertandingan tersisa yang ada di cabor balap sepeda di nomor Downhill (DHI) yang rencananya akan dihelat pada hari Minggu dan Senin mendatang.

"Kita optimis mampu meraih medali emas di nomor Downhill. Rencananya kita akan menurunkan dua orang atlet. Saya rasa, dua-duanya atlet kita ini mempunyai peluang dan potensi untuk mendapatkan medali nantinya," kata Bessi. 

Seperti diketahui, atlet balap sepeda Sumut mengikuti pertandingan di nomor XCO Putra-Putri. Atlet putra, Deva Alif Muntaza tidak mampu menuntaskan lomba. Ia didiskualifikasi pada lap ketiga dikarenakan jarak antara dirinya dengan peserta teratas terpaut lebih dari 9 menit.

Baca Juga : Brasil Bungkam Mesir 2-1 dalam Laga Pemanasan Menuju Piala Dunia 2026

Demikian halnya atlet putri, Dara Latifah. Meski sempat meyakinkan berada di posisi kedua pada lap pertama, ia akhirnya hanya mampu finish di posisi keenam setelah beberapa kali disalip oleh rivalnya. Ia juga sempat mengalami berbagai kendala dan sempat terjatuh. 

(fer/nusantaraterkini.co)