nusantaraterkini.co, BINJAI – Suasana di SPBU Rambung, Kecamatan Binjai Timur, memanas pada Senin (1/11/2025) malam. Sejumlah pengendara sepeda motor yang sudah mengantre berjam-jam mendadak mengamuk setelah pihak SPBU mengumumkan penghentian jam operasional.
Menurut salah satu pengendara, Agus, kemarahan warga dipicu karena mereka telah menunggu lama namun belum sempat mendapatkan BBM. Keputusan SPBU yang hendak menghentikan layanan membuat antrean sempat nyaris ricuh.
“Orang-orang marah karena sudah lama antre tapi belum juga dapat BBM. Nyaris ribut tadi,” ujar Agus.
Baca Juga : Edan! Harga BBM Eceran di Binjai Capai Rp30 Ribu
Meski banyak mendapat penolakan dari pengendara, pihak SPBU tetap bersikeras untuk menutup operasional sesuai jadwal. Namun, tekanan dari warga yang terus memprotes membuat SPBU akhirnya tetap buka hingga larut malam.
“Biasanya SPBU ini jarang tutup mendadak. Mungkin karena didesak pengendara, jadi mereka tetap buka,” tambahnya.
Kendati melanjutkan pelayanan, SPBU hanya melayani pembelian BBM jenis Pertamax dan tidak menyediakan Pertalite untuk sementara waktu.
(Dra/nusantaraterkini.co)
