Nusantaraterkini.co - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menanggapi persoalan isu 15 menteri yang siap mundur dari kabinet.
Jokowi bicara seraya memaklumi kalau saat ini adalah tahun politik.
"Ya namanya bulan politik, tahun politik," kata Jokowi usai menghadiri Harlah Muslimat NU, di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (20/1).
Baca Juga : KPK Disarankan Surati OCCRP Usai Jokowi Masuk Daftar Pimpinan Terkorup
Jokowi mengatakan semua yang muncul akan bersifat politik di tahun politik. Beliau menilai itu merupakan hal yang biasa.
Jokowi juga menegaskan kabinetnya tetap bekerja.
"Ya semua hal pasti akan berkaitan dengan hal hal yang bersifat politik, tapi biasa kok, kita kerja biasa, kerja rutin biasa," ucapnya.
Baca Juga : Segini Besaran Gaji dan Tunjangan Ketua serta Anggota DJSN yang Ditetapkan Jokowi: Apa Fungsi dan Tugasnya
Sebelumnya, Jokowi membantah isu 15 menterinya termasuk Menkeu Sri Mulyani dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono siap mundur dari kabinet.
Jokowi menegaskan pihaknya menggelar rapat setiap hari.
"Menteri tiap hari kita ratas, tiap hari kita rapat terbatas, tiap hari kita rapat internal, tiap hari, dengan semua menteri, dengan semua atau sebagian menteri," kata Jokowi.
(Ann/Nusantaraterkini.co)
