Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Tawuran Berujung Penjarahan di Belawan, Wali Kota Medan: Akar Masalah Sulit Dipecahkan dan Sudah Berlangsung Lama

Editor :  hendra
Reporter :  Muhammad Alfi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat tengah berada di Pelabuhan Belawan, menghadiri kedatangan KRI Bima Suci, Minggu (5/4/2026). (foto : muhammad alfi/nusantaraterkini.co)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyatakan bahwa pemerintah kota bersama aparat akan terus melakukan patroli, penyisiran, dan penertiban secara berkelanjutan untuk mengatasi maraknya aksi tawuran dan kriminal di kawasan Belawan. 

Rico mengakui bahwa tawuran di Belawan, yang terbaru bahkan berujung pada penjarahan dan teror pembakaran, tidak bisa diselesaikan secara instan. Dibutuhkan konsistensi dan kerja berkelanjutan dari semua pihak.

Dalam keterangannya, Rico menjelaskan bahwa pihaknya baru saja melakukan penyisiran pada Sabtu (4/4/2026) malam dan berhasil mengamankan lima orang pelaku tawuran.

Baca Juga : Peringati Hari Tri Suci Waisak, Wali Kota Medan Ajak Umat Buddha Pancarkan Cahaya Kebaikan

"Ini terus-menerus akan kita laksanakan. Sudah sepakat rekan-rekan semua, terutama Forkopimda yang ada di Belawan, bagaimana ingin mengamankan Kecamatan Belawan. Ini perlu dilaksanakan tidak hanya sekali-sekali, tapi terus-menerus," ujar Rico, Minggu (5/4/2026).

Ia menegaskan bahwa dirinya selalu menerima laporan dari camat, baik malam, pagi, maupun siang, untuk memastikan penertiban berjalan secara konsisten.

"Konsistensi dari aparat dan Pemerintah Kota Medan itu yang akan kami pastikan harus terus berjalan," ungkapnya.

Baca Juga : Pemko Medan Kembalikan Pengurusan E-KTP ke Kecamatan

Menanggapi insiden tawuran yang baru saja terjadi pada Sabtu (4/4/2026) dini hari, yang disertai penjarahan dan perusakan rumah warga, Wali Kota dengan tegas menyatakan bahwa tindakan tersebut tidak dibenarkan.

"Itu pasti tidak dibenarkan. Maka dari itu tetap kita lakukan penertiban. Ada tangkap pastinya," tegasnya.

Rico menekankan bahwa yang terpenting adalah kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat untuk menciptakan rasa aman. 

Baca Juga : Pemko Medan Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya

"Kami wajib hadir pada masyarakat," ungkapnya.

Ketika ditanya mengenai akar permasalahan tawuran yang terus berulang di Belawan, Rico mengakui bahwa faktor penyebabnya sangat sulit dipecahkan dan sudah berlangsung lama.

"Tentu kita pahami banyak hal-hal yang kompleks. Ada permasalahan kondisi masyarakat, ada masalah narkoba, masalah pendidikan, sosial, dan lain sebagainya. Jadi memang harus satu per satu kita benahi," jelasnya.

Baca Juga : Jelang Rakernas APEKSI XVIII, Pemko Medan Matangkan Persiapan Sambut Wali Kota se-Indonesia

Ia menambahkan bahwa perbaikan tidak bisa selesai dalam waktu singkat. 

"Karena begitu lamanya ini sudah berlangsung, tentu harus kita kerjakan terus-menerus, harus berkelanjutan. Kita menyiapkan hari ini untuk anak-anak kita, besok, dan untuk bulan tahun ke depan." ungkapnya.

Sementara itu, ia menegaskan bahwa solusi jangka panjang mencakup perbaikan berbagai sektor.

Baca Juga : Rumah Eks Polisi di Belawan Dijarah Saat Tawuran, Istri dan Anak Korban Ikut Diseret

"Seperti kita bilang, infrastruktur harus diperbaiki. Pendidikan harus diperbaiki. Kesejahteraan harus diperbaiki. Lapangan pekerjaannya harus kita berikan juga," pungkasnya.

(Cw4/Nusantaraterkini.co).