Nusantaraterkini.co– Dinas Perhubungan Sumatera Utara menggelar Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas untuk mengurangi angka kecelakaan.
Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Agustinus mengatakan, kegiatan ini untuk merespon tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang merenggut rata-rata lima nyawa setiap hari.
Baca Juga : Kasus Kecelakaan di Muratara Naik ke Tahap Penyidikan, Polisi Gandeng Dishub Cek Izin Bus ALS
"Kami merespons persoalan ini dengan melaksanakan berbagai upaya antisipasi, salah satunya dengan meluncurkan kegiatan penjaringan Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas," ujar Agustinus.
Baca Juga : Beredar Isu 5 Oknum Dishub Palembang Dipecat, Ratu Dewa: Masih Tunggu BAP
Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Angkutan Jalan 2024 berlangsung di kantor Dishub Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan.
Seleksi ini diikuti oleh 30 pelajar dari berbagai sekolah di Sumut, yang dipilih untuk mempromosikan keselamatan berlalu lintas.
Baca Juga : Sumut Targetkan Tanam 27 Hektare Mangrove Tahun Ini
Agustinus Panjaitan mengatakan pentingnya peran pelajar dalam mengampanyekan keselamatan di jalan raya.
Baca Juga : Dapur SPPG di Deliserdang Dimonopoli, Warga Pasar Gambir Menduga ada Udang Dibalik Batu
"Melalui pelajar pelopor, kita berharap dapat meningkatkan kesadaran dan perilaku tertib berlalu lintas di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda," tambahnya.
Polda Sumut mencatat, pada 2023 terdapat 6.739 kasus kecelakaan lalu lintas, dengan 2.548 kasus atau 37 persen melibatkan pelajar. "Angka ini mengindikasikan minimnya pengetahuan dan kesadaran berlalu lintas di kalangan pelajar," jelas Agustinus.
Baca Juga : Peringatan Hardiknas 2026, Cerita Guru dan Siswa Menghadapi Perubahan Zaman
Dikatakannya, tema pemilihan pelajar pelopor tahun ini adalah "Sustainable and Smart Mobility to Enhance Road Safety in Indonesia". Tema ini, kata Agustinus, menjadi pedoman bagi para pelajar dalam menyusun karya tulis ilmiah tentang pembangunan berkelanjutan di wilayah mereka, termasuk penggunaan transportasi minim energi dan polusi, serta kebiasaan mobilitas berkelanjutan seperti angkutan umum, berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan kendaraan listrik.
Baca Juga : Sambut Hari Pendidikan, Amartha Siapkan Beasiswa untuk Pelajar dan Mahasiswa
"Pemprov Sumut sedang mengembangkan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit di wilayah Medan, Binjai, dan Deli Serdang. Langkah ini merupakan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di wilayah tersebut," katanya
Selain itu, ujarnya, Dishub Sumut meningkatkan sosialisasi keselamatan bagi operator angkutan pariwisata, termasuk pentingnya perawatan berkala, izin operasional, dan standar keselamatan.
"Pengawasan di terminal juga diperketat, bekerja sama dengan kepolisian untuk pemeriksaan rutin bus pariwisata, memastikan semuanya memenuhi standar keselamatan," ungkapnya.
(*/Nusantaraterkini.co)
