nusantaraterkini.co, TAPTENG - Tiga orang mahasiswa berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Pinangsori dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sibolga setelah terjebak arus deras di Sungai Lubuk Nabolon, Lingkungan VII Kelurahan Pinang baru, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (18/11/2025).
Ketiga mahasiswa tersebut, Adi Rahmat Mendrofa (24), Tolhas Efendi Hutagalung (24), dan Taufiq Hidayah Zebua (22). Mereka tidak dapat menyeberang karena derasnya arus sungai yang tiba-tiba naik.
Kapolsek Pinangsori, IPTU J .S. Sinurat, memimpin langsung tim evakuasi bersama tiga personel Polsek, dibantu oleh personel Basarnas Sibolga, BPBD, dan warga setempat.
Baca Juga : OJK Perkuat Integritas Generasi Muda Lewat Spark Camp 2026 di UMS
Rombongan penyelamat tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB. Meskipun dalam kondisi lemah, ketiga korban masih dapat merespon komunikasi dari tim penyelamat. Namun, dengan debit air yang masih tinggi dan arus sungai sangat deras, upaya evakuasi dengan cara berenang dianggap terlalu berisiko.
"Karena kondisi korban yang sudah lemah, serta debit sungai yang masih tinggi dan arus deras, kami memutuskan untuk mencari lokasi yang lebih aman," ujar Kapolsek.
Tim kemudian mengambil keputusan strategis untuk menuntun ketiga korban menyusuri sungai ke arah hilir, menuju lokasi di mana arus sungai lebih tenang.
Baca Juga : Anies Baswedan: Generasi Emas Harus Kuasai AI Tanpa Kehilangan Integritas dan Daya Kritis
Sekitar pukul 11.00 WIB, setelah menemukan titik aman, ketiga mahasiswa tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Setelah evakuasi, ketiga korban langsung di bawa ke Puskesmas Pinangsori untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Hasil pengecekkan menunjukkan bahwa ketiganya berada dalam kondisi baik dan tidak mengalami cedera serius.
(Jjm/Nusantaraterkini.co).
Baca Juga : 6 Prajurit TNI Sempat Terkepung Saat Kerusuhan Yalimo, 3 Luka Berat
