Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Tim SAR Berhasil Temukan Satu Warga yang Hilang Akibat Banjir Bandang di Padangsidimpuan

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Bagus Kurniawan
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Tim SAR Berhasil Temukan Satu Warga yang Hilang Akibat Banjir Bandang di Padangsidimpuan
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, Padangsidimpuan - Tim SAR berhasil berhasil temukan korban hilang akibat bencana banjir bandang di Kota Padangsidempuan, Jumat (14/3/2025) lalu.

Jasad Bangun Hutabarat (70) warga Kelurahan Sihitang Kecamatan Padang Sidempuan, Tenggara Kota Padang Sidempuan ditemukan pukul 13.30 WIB berjarak sekitar 6 km dari lokasi rumah korban.

BACA JUGA: Polisi Diduga Aniaya Pelajar hingga Tewas, Kontras Sumut Paparkan Hasil Investigasi

"Jasad korban ditemukan tersangkut di daratan tertimbun ranting-ranting dan rumput akibat sapuan banjir bandang dan longsor yang disebabkan luapan sungai Batang ayumi. Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSU Padang Sidempuan guna proses identifikasi oleh pihak berwajib," ucap, Kepala Kantor Basarnas Medan, Hery Marantika.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, banjir bandang di Padangsidimpuan terjadi pada Jumat (14/3/2025) dinihari. 

Banjir bandang tersebut diakibatkan meluapnya sungai Batang Ayumi. 

Akibat kejadian tersebut, korban bersama keluarganya yang sedang tidur tiba-tiba dikagetkan dengan banjir bandang.

Alhasil korban bersama seorang keluarganya bernama Ali Rasmin (47) terseret arus banjir dan tidak sempat menyelamatkan diri dan dinyatakan hilang. 

Sontak, saudara korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung melapor ke Pemerintah setempat dan diteruskan ke Pos SAR Mandailing Natal.

" Hari ini pencarian memasuki hari keempat, sejak dilakukan pencarian hari pertama. Kami telah membagi tim untuk beberapa sektor pencarian yaitu SRU I pencarian menggunakan perahu Rafting dengan melakukan penyisiran disepanjang aliran sungai mulai dari lokasi sekitar rumah korban," katanya.

BACA JUGA: Polres Asahan Bungkam, Rekontruksi Kematian Pandu Brata Siregar Berakhir Ricuh

Lanjutnya, SRU II melakukan pencarian menggunakan perahu LCR mulai dari lokasi sekitar rumah korban dengan fokus tumpukan-tumpukan sampah dan kayu yang tersangkut di sungai.

"Sementara SRU III melakukan pencarian dengan cara scouting darat disekitar tepi sungai menuju hilir sungai dan juga dengan melakukan visualisasi menggunakan Drone Thermal milik Pos SAR Mandailing Natal. Dengan telah ditemukan nya seorang korban, maka pencarian satu orang lagi korban akan kembali dilanjutkan esok pagi dengan fokus pada tumpukan-tumpukan material bekas banjir dan longsor dengan harapan korban secepatnya ditemukan," tambahnya. 

(mft/Nusantaraterkini.co)