Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Tim Sepak Bola Putra PON Sumut Terus Matangkan Kerja Sama Tim, Jelang Berangkat ke Aceh

Reporter :  Sofyan Akbar
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pelatih Kepala Tim Sepak bola Putra, Ridwan Saragih./Ist
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Pelatih Kepala Tim Sepak bola Putra, Ridwan Saragih menjelaskan jika Cabang Olahraga (Cabor) Sepak bola PON 2204 akan kick-off mulai 1-18 September 2024 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh dan lapangan sepak bola Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie. 

"Kalau untuk kesiapan tim saat ini dalam kondisi baik. Sehabis kita mengadakan simulasi di empat pertandingan, kita kembali melaksanakan training camp atau pemusatan latihan di Sei Karang, sisa satu minggu ini kita lakukan pematangan kerja sama tim," katanya, Senin (26/8/2024). 

Dalam empat pertandingan simulasi, Zidan Fikri dkk meraih kemenangan. Setelah mengawali simulasi dengan kemenangan telak di tiga laga, di pertandingan terakhir, kemenangan hanya diraih 1-0 atas Kanal Expro FC.

Baca Juga : Jadwal Moto3 Hungaria 2026 Hari Ini: Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9, Hadapi Hukuman Long Lap Penalty

Menurut Ridwan Saragih, hal tersebut wajar dalam simulasi, lantaran dirinya harus menyiasati pemain mana yang akan diturunkan dalam kompetisi yang hanya memiliki waktu istirahat satu-dua hari saja seperti di penyisihan PON 2024.

"Yang namanya simulasi berarti kita membuat seperti pertandingan sebenarnya. Jadi empat pertandingan simulasi yang kita lakukan kemarin itu sama dengan empat pertandingan di babak penyisihan kita di PON. Dengan rentang waktu recovery itu kan ada saya buat 1-2 hari, menyesuaikan jadwal kita. Tidak mungkin yang di empat pertandingan itu yang main 11 orang, orangnya itu-itu saja," kata Ridwan Saragih.

"Namanya simulasi tetap terjadi yang seperti itu, pertandingan pertama kita menang, kedua pasti kita akan rotasi, kita istirahatkan pemain tergantung kondisi pemain. Begitu juga di pertandingan ketiga kita rotasi pemain, begitu juga pertandingan keempat, kita kembalikan lagi pemain mana yang mau kita sisipkan," lanjut eks Pelatih PSPS Riau dan PSMS Medan itu. 

Baca Juga : Tanpa Lionel Messi, Argentina Petik Kemenangan Meyakinkan 2-0 Atas Honduras

Kurang dari sepekan jelang keberangkatan, tim pelatih kini menyasar pada maksimalisasi berbagai formasi dalam tim tersebut.

"Yang paling utama itu kita banyak formasi, formasi baku kita ada beberapa, menyerang ada beberapa, bertahan juga seperti itu, saat transisi juga. Itu yang kita matangkan, kita pakemkan, sehingga anak-anak di saat kompetisi sebenarnya mampu melaksanakan instruksi pelatih dengan baik," katanya.

Berhubung tak lagi akan menggelar latihan taktikal saat tiba di Aceh, saat ini menjadi momen terakhir bagi pemain untuk memaksimalkan persiapan. 

Baca Juga : Brasil Bungkam Mesir 2-1 dalam Laga Pemanasan Menuju Piala Dunia 2026

"Kita nggak latihan taktikal lagi di sana (Aceh), tinggal instruksikan anak-anak saja bagaimana menjalankan skema itu, itu yang kita lakukan sekarang. Bagaimana anak-anak dengan instruksi kita dari luar mereka sudah bisa jalan," kata Ridwan. 

Sementara itu, Asisten Pelatih Tim Sepak Bola PON Sumut, Susanto menyebut kondisi pemain sangat baik. Tim sepak bola Sumut untuk PON 2024 kata dia akan bertolak ke Aceh pada 29 September mendatang.

"Kalau untuk fisik mereka bagus, saat ini kita terus matangkan kerja sama tim, " katanya singkat.

Baca Juga : Timnas Norwegia Usung Konsep 'Viking' Menuju Piala Dunia 2026

(akb/nusantaraterkini.co)