Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

TKN Puas dengan Performa Prabowo di Debat Capres

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Ilham Al Banjari
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Komandan TKN Fanta (Pemilih Muda) Prabowo-Gibran Arief Rosyid Hasan saat memberi keterangan kepada wartawan usai nobar debat capres-cawapres, Minggu (7/1/2024) malam. (Foto: Ilham Al Banjari).
Ukuran Huruf
A A Sedang

TKN Puas dengan Performa Prabowo di Debat Capres

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menyatakan puas melihat performa Prabowo Subianto saat menjalani debat capres yang diselenggarakan KPU pada, Minggu (7/1/2024) malam.

Baca Juga : Gibran Ingin Temui Rivalnya di Pilpres, Relawan TKN: Contoh Baik Sebagai Kader Bangsa

"Alhamdulillah amat sangat puas ya," kata Komandan TKN Fanta (Pemilih Muda) Prabowo-Gibran Arief Rosyid Hasan kepada wartawan.

Baca Juga : Pengamat: Pertemuan Rosan ke Megawati hanya Sekedar Silahturahmi Saja

Arief juga menyatakan Prabowo pantas mendapat nilai penuh (10) karena sangat menguasai permasalahan pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik serta politik luar negeri yang menjadi tema dalam debat tersebut. Menurutnya, hal ini dapat dilihat dari jawaban capres nomor urut 2 tersebut yang selalu mengedepankan substansi.

"Dua kandidat lain itu sepertinya selalu melakukan serangan-serangan yang personal," ujar Wakil Direktur Milenial TKN Jokowi-Ma'ruf 2019 ini.

Baca Juga : Lugas, Pasangan Ondim-Tiorita Unggul di Debat Kedua, Layak Pimpin Kabupaten Langkat

Arief menegaskan bahwa Prabowo menunjukan pengalamanan di bidang pertahanan dalam debat tersebut. Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) 2013-2015 ini menyebut salah satu poinnya yaitu ketahanan bukan hanya soal teritori.

Baca Juga : Debat Kedua Pilkada Palas, Sekelompok Pendukung Teriak “Pargabus”

"Pak Prabowo menekankan bahwa perspektif ketahanan itu tidak hanya soal menjaga teritori tapi soal ekonomi dan banyak lagi.

Misalnya terkait bagaimana hubungan dengan negara-negara lain, politik bebas aktif dan seterusnya," pungkasnya.

Baca Juga : GREAT Institute: 'State-Driven Economy' Strategi Prabowo Atasi Ketimpangan dan Ketergantungan Global

(HAM/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Kasus Korupsi BGN, Pakar: Bisa Jadi Pintu Masuk Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis