Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Tutup Pembinaan Pemuliaan Profesi Kepolisian, Kapolda Sumut: Jadikan Insan Polri Presisi

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi upacara penutupan pembinaan pemuliaan profesi kepolisian di Mako Sat Brimob Poldasu, Sampali, Rabu (20/12/2023). (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Tutup Pembinaan Pemuliaan Profesi Kepolisian, Kapolda Sumut: Jadikan Insan Polri Presisi

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Polda Sumatera Utara (Sumut) menggelar upacara penutupan pembinaan pemuliaan profesi kepolisian di Mako Sat Brimob Poldasu, Sampali, Rabu (20/12/2023).

Baca Juga : Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolda Sumut: Nilai Persatuan Fondasi Utama Keutuhan Bangsa

Upacara penutupan itu dipimpin Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi. Turut hadir dalam acara itu Wakapolda Sumut Brigjen Pol Jawari, PJU Polda Sumut serta sejumlah kapolres jajaran.

Baca Juga : Rumahnya Dirusak, Warga Medan Polonia Polisikan Oknum ASN Pemko Medan

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, pembinaan pemuliaan profesi kepolisian merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengembalikan pemahaman nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya kepada personel Polri yang telah melakukan pelanggaran dan menyalahgunakan tugas kepolisian.

"Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menjadikan insan Polri yang Presisi dan siap menjalankan tugas ke depannya," katanya.

Baca Juga : 23 Orang Jendral yang Sudah Menjadi Kapolda di Sumut, Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro Terlama

Setelah tiga bulan mengikuti pembinaan di Mako Brimob Poldasu, Agung mengungkapkan sebanyak 49 personel kembali mendapatkan jati dirinya sebagai anggota Polri sejati.

Baca Juga : Kunjungi Polda Sumut, Pj Gubernur Sumut Bahas Persiapan PON hingga Pilkada 2024

"Selama berada di Mako Brimob Poldasu, personel mendapat pembinaan kesehatan tentang bahaya narkoba, pembinaan jasmani dalam meningkatkan kebugaran kondisi tubuh, serta pembinaan secara rohani untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada tuhan," ungkapnya.

Dia berharap, para personel setelah mengikuti pembinaan ini siap memberikan pengabdian berupa perlindungan, pengayoman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta tidak kembali melakukan pelanggaran kode etik Polri.

Baca Juga : Pemprov Sumut dan Pemko Tanjungbalai Patroli Daerah Perbatasan, Jaga Pintu Masuk dari Ancaman Narkoba

"Pada kesempatan ini saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pengasuh, pembina, mentor dan instruktur dalam membimbing serta melatih personel pembinaan," pungkasnya.

Baca Juga : Kapolda Sumsel Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026

(zie/nusantaraterkini.co)