Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Wakapolda Metro Jaya Pimpin Penutupan Pendidikan dan Pelantikan Bintara Polri

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Sofyan Akbar
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy melantik 854 siswa Bintara Polri. (Foto: dok Humas Polda Metro Jaya)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy memimpin upacara penutupan, pelantikan, dan pengambilan sumpah 854 Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2024 di SPN Polda Metro Jaya, Rabu (18/12/2024).

Upacara ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian program pendidikan selama lima bulan yang dilaksanakan di SPN Polda Metro Jaya.

Dalam sambutannya, Wakapolda menyampaikan amanat dari Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Kalemdiklat Polri).

Baca Juga : Baku Hantam Dua WN Brunei di Blok M Berujung Maut, Polisi Tangkap Selebgram MIA

“Menjadi seorang polisi adalah panggilan hidup yang mulia. Dalam pekerjaan, baik pikiran, perkataan, maupun perbuatan, seorang polisi harus menjadi penjaga kehidupan, pembangun peradaban dan pejuang kemanusiaan,” ujarnya.

Untuk itu dia mengingatkan agar para Bintara remaja memegang teguh nilai moralitas, kejujuran, dan keadilan dalam menjalankan tugasnya.

“Sebagai polisi, saudara harus menjadi teladan dengan menjunjung tinggi moralitas, disiplin, dan tanggung jawab. Teruslah belajar dan berinovasi demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga : 17 Pria Diamankan Satbrimob Polda Metro Jaya, Sajam hingga Narkoba Disita

Pada kesempatan ini, Wakapolda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran SPN Polda Metro Jaya, termasuk para pengasuh, instruktur, dan tenaga pendidik, atas dedikasi mereka dalam membentuk Bintara Polri yang profesional, cerdas, bermoral, dan modern.

Para Bintara remaja diharapkan mampu mendukung tugas-tugas kepolisian dengan memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, sehingga pentingnya integritas dalam bertugas, termasuk menjauhi praktik korupsi dan pelanggaran hukum lainnya.

“Polisi adalah pelindung masyarakat. Jangan pernah melakukan pemerasan, menerima suap, atau terlibat dalam aktivitas ilegal. Jadilah polisi yang mampu memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga : Juara Best of The Best Kapolri Cup Dapat Rekomendasi Masuk Bintara Polri

(Zie/Nusantaraterkini.co)