Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Walikota dan DPRD Medan Tandatangani Nota Kesepakatan KUA dan PPAS Rancangan P.APBD 2025

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Sofyan Akbar
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Penandatanganan nota kesepakatan KUA dan PPAS Rancangan P.APBD TA 2025 dilakukan Rico Waas bersama dengan pimpinan DPRD Kota Medan melalui rapat paripurna DPRD Kota Medan yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (12/8/2025). (Foto: Pemko Medan)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.

Penandatanganan ini menjadi fase penting dalam proses penyusunan dan pengelolaan keuangan daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan di Kota Medan.

Penandatanganan nota kesepakatan KUA dan PPAS Rancangan P.APBD TA 2025 dilakukan Rico Waas bersama dengan pimpinan DPRD Kota Medan melalui rapat paripurna DPRD Kota Medan yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (12/8/2025).

Baca Juga : Diduga Salahgunakan Anggaran, Belasan Mahasiswa Minta Wali Kota Binjai Copot Kepala BPKAD dan PUPR

Dihadapan para pimpinan dan anggota DPRD Kota Medan yang hadir, Rico Waas mengatakan Kota Medan mempunyai visi besar dalam mewujudkan RPJMD 2025-2029 yaitu mewujudkan Medan bertuah yang inklusif, maju dan berkelanjutan melalui semangat transformasi menuju Medan satu data.

Visi ini sebut Rico, tidak hanya menjadi slogan, melainkan pijakan strategis dan panduan yang mengarahkan seluruh kebijakan dan langkah pembangunan guna menghadirkan kota yang inklusif dan berdaya saing.

"Dengan semangat transformasi digital menuju Medan satu data, kami bertekad untuk memanfaatkan inovasi teknologi informasi untuk menghasilkan data yang akurat, transparan, dan real time sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat dan cepat," katanya.

Rico menjelaskan pada tahun anggaran 2025, Kota Medan menghadapi tantangan sekaligus peluang yang sangat dinamis. Kondisi ini menurutnya menuntut kebijakan keuangan yang tidak hanya adaptif namun juga responsif terhadap kebutuhan dan perubahan situasi di lapangan, agar seluruh sumber daya daerah bisa dimanfaatkan secara optimal untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Baca Juga : Fraksi Golkar MPR Tolak Anggaran Dinas Masuk di Anggaran Pendidikan

"Maka dari itu saya menilai, pembahasan P.APBD tahun 2025 ini merupakan langkah strategis dan penting sebagai bentuk penyesuaian yang dilakukan guna mengoptimalkan alokasi serta pemanfaatan sumber yang ada demi percepatan pencapaian target pembangunan daerah yang berdampak langsung kepada masyarakat luas," ujarnya.

Dalam akselerasi pencapaian visi tersebut, Rico Waas menegaskan pentingnya pelaksanaan program Quick Wins yang merupakan langkah cepat dan terukur sebagai bentuk respons konkret terhadap kebutuhan masyarakat yang mendesak.

"Program ini berfungsi sebagai pondasi yang menggerakan pembangunan lebih besar di masa mendatang serta menjadi bukti nyata keseriusan Pemko Medan dalam memenuhi aspirasi masyarakat sambil menjaga kestabilan fiskal dan efisiensi anggaran," jelasnya.

Sementara itu dalam konteks APBD Perubahan, Rico menyebutkan, Pemko Medan telah menetapkan pendapatan daerah sebesar Rp6,96 triliun lebih,  sedangkan untuk belanja daerah ditetapkan sebesar Rp7,07 triliun lebih, dan untuk pembiayaan netto sebesar Rp105 Milyar lebih.

Baca Juga : Ketua DPRD Wong Chun Sen Siap Respons Permintaan Dishub Medan Tambah Anggaran Rp 60 Miliar, Ini Syaratnya!

"Pendapatan daerah yang direncanakan dengan cermat ini diharapkan mampu mendorong terlaksanaanya program prioritas dan Quick Wins secara optimal, sedangkan belanja daerah diarahkan secara efisien dan tepat sasaran terutama pada sektor pelayanan publik, pembangunan infrastruktur dan penguatan program sosial ekonomi masyarakat," sebutnya.

Disamping itu pula, bila mengacu pada visi Kota Medan, Rico menempatkan pembangunan berkelanjutan sebagai prioritas utama dengan fokus berbudaya, enerjik, ramah, tertib, unggul, aman dan humanis.

Baca Juga : Bupati Al-Farlaky Alihkan Anggaran Mobil Dinas Bangun Jembatan di Pante Bidari

"Setiap program dan kebijakan kedepan akan selalu diarahkan untuk mendukung nilai-nilai tersebut agar arah pembangunan sejalan dengan aspirasi masyarakat luas," katanya.

Terakhir, Rico mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung dan mengawal pelaksanaan APBD agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan fasilitas publik.

"Mari bersama kita wujudkan Medan sebagai kota yang maju, sejahterah, berdaya saing dan harmonis sesuai dengan cita-cita dan harapan kita bersama," tandasnya.

(Akb/Nusantaraterkini.co)